Generasi muda atau Gen Z menghadapi kemudahan akses keuangan di era digital yang serba cepat. Namun, kemudahan itu juga dibarengi risiko jebakan yang dinilai berbahaya, seperti pinjaman online (pinjol) dan judi online (judol). Fenomena tersebut dibahas dalam obrolan SPADA bersama akademisi Agus Gandi Griastana, yang menilai praktik itu kian dekat dengan kehidupan anak muda.
Agus menjelaskan, Gen Z menjadi sasaran empuk karena memiliki akses teknologi yang luas serta kecenderungan menginginkan hasil instan. “Gen Z ini memiliki akses teknologi yang luas sehingga menjadi sasaran empuk bagi praktik ilegal seperti pinjol dan judol,” ujarnya. Ia menambahkan, pola pikir instan dan gaya hidup konsumtif turut memperparah situasi, termasuk ketika anak muda memilih berutang demi mengikuti tren tanpa mempertimbangkan kemampuan finansial.
Menurut Agus, kurangnya literasi keuangan menjadi salah satu akar persoalan. Banyak anak muda belum memahami cara mengelola uang dengan baik, termasuk membedakan kebutuhan dan keinginan. Karena itu, ia menekankan pentingnya perencanaan keuangan sederhana, misalnya membagi pendapatan ke dalam pos kebutuhan, tabungan, dan hiburan.
Ia juga mengingatkan pentingnya mencatat pengeluaran, sekecil apa pun, agar arus kas lebih terkontrol dan kebiasaan boros dapat terdeteksi sejak awal. Dengan langkah dasar tersebut, Gen Z dinilai dapat lebih memahami kondisi keuangan pribadi dan mengurangi risiko mengambil keputusan yang merugikan.
Dampak terjebak pinjol dan judol, kata Agus, tidak hanya muncul dalam jangka pendek, tetapi juga dapat merusak masa depan. Utang yang menumpuk, bunga tinggi, serta tekanan dari pihak penagih berpotensi mengganggu kesehatan mental dan hubungan sosial.
Agus menegaskan solusi utama bukan mencari jalan pintas, melainkan membangun kebiasaan finansial yang sehat. “Literasi keuangan adalah fondasi utama agar generasi muda tidak terjebak dalam masalah finansial,” katanya. Dengan pemahaman yang lebih baik, Gen Z diharapkan lebih bijak mengambil keputusan dan tidak mudah tergoda oleh tawaran yang terlihat instan.