BERITA TERKINI
Aplikasi Jago Perbarui Tampilan Terintegrasi untuk Pantau Portofolio Investasi dalam Satu Tab

Aplikasi Jago Perbarui Tampilan Terintegrasi untuk Pantau Portofolio Investasi dalam Satu Tab

Bank Jago memperbarui Aplikasi Jago dengan tampilan terintegrasi yang memungkinkan nasabah memantau portofolio investasi dari berbagai platform dalam satu tab. Pembaruan ini hadir bertepatan dengan lima tahun perjalanan Aplikasi Jago di Indonesia.

Melalui tampilan baru tersebut, nasabah dapat melihat portofolio investasi yang tersebar di berbagai platform dengan koneksi ke Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) serta terhubung dengan platform investasi mitra ekosistem digital yang telah ada, seperti Bibit dan Stockbit.

Head of Digital Lending Business Bank Jago, Irene Santoso, mengatakan tantangan pengguna saat ini bukan lagi terbatasnya pilihan instrumen investasi, melainkan informasi aset yang tersebar dan tidak saling terhubung. Kondisi itu, menurutnya, berpotensi membuat nasabah mengambil keputusan berdasarkan informasi yang tidak lengkap.

Penyempurnaan aplikasi ini, lanjut Irene, sejalan dengan aspirasi Bank Jago untuk meningkatkan kesempatan tumbuh berjuta orang melalui solusi keuangan digital yang berfokus pada kehidupan. Ia juga menyebut pembaruan tersebut sebagai bagian dari komitmen Bank Jago untuk mendampingi pengguna dalam perjalanan finansial, mulai dari mengelola kebutuhan sehari-hari, menempatkan uang sesuai tujuan, hingga menumbuhkan keuangan melalui instrumen investasi dalam satu aplikasi yang terintegrasi dalam ekosistem keuangan digital.

Sejak awal, Aplikasi Jago mengandalkan fitur Kantong untuk membantu pengguna memisahkan uang ke berbagai pos sesuai tujuan. Irene menjelaskan pendekatan ini terinspirasi dari kebiasaan masyarakat Indonesia yang memisahkan uang ke dalam wadah berbeda, seperti amplop atau tempat penyimpanan sederhana berdasarkan kebutuhan.

Menurut Irene, cara tersebut dinilai efektif mendorong pengguna menjadi lebih disiplin dalam menempatkan uang dan mencapai tujuan keuangan.

Hingga Maret 2026, tercatat sekitar 43,2 juta Kantong telah digunakan oleh 15,2 juta pengguna. Rata-rata setiap pengguna memiliki hampir tiga Kantong. Dari berbagai jenis yang tersedia, Kantong Pengeluaran menjadi yang paling banyak digunakan, terutama untuk kebutuhan harian seperti makanan, jajan, dan pengeluaran rutin lainnya. Selain itu, Kantong juga dimanfaatkan untuk membayar tagihan, kebutuhan bisnis, hingga alokasi dana musiman seperti Tunjangan Hari Raya (THR), Lebaran, dan kurban.

Untuk membantu pengelolaan dan perencanaan keuangan, Aplikasi Jago turut menyediakan fitur Analisis Pengeluaran (Spend Analysis) yang menampilkan rincian pemasukan dan pengeluaran berdasarkan kategori. Dengan dukungan teknologi machine learning, aplikasi mengelompokkan transaksi secara otomatis, sekaligus memberi opsi bagi nasabah untuk menyesuaikan kategori sesuai kebutuhan. Fitur ini ditujukan agar pengguna dapat memahami pos pengeluaran terbesar dan mengontrol keuangan dengan lebih baik.