PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (bank bjb) meraih penghargaan SPPA BEI Award 2025 dalam kategori Most Active Regional Development Bank Repo Category. Penghargaan tersebut diselenggarakan Bursa Efek Indonesia (BEI) di Gedung BEI pada Senin (13/4).
Emiten berkode saham BJBR itu dinilai berperan aktif dalam ekosistem surat utang dan sukuk melalui platform Sistem Penyelenggara Pasar Alternatif (SPPA). Penghargaan ini disebut menjadi pengakuan atas kontribusi bank bjb dalam mendukung aktivitas transaksi instrumen efek bersifat utang dan sukuk.
Penghargaan diterima oleh Senior Executive Vice President (SEVP) Korporasi & Komersial bank bjb, M. As’adi Budiman, didampingi Pemimpin Divisi Treasury bank bjb, Jhon Habibie Barus.
Corporate Secretary bank bjb, Herfinia, menyatakan capaian tersebut memperkuat posisi bank bjb sebagai institusi keuangan yang konsisten mendukung inisiatif otoritas bursa. “Lewat SPPA, kami berkomitmen menciptakan ekosistem transaksi yang lebih efisien, transparan, dan terintegrasi,” kata Herfinia dalam keterangan resmi pada Rabu (15/4/2026).
Menurut keterangan tersebut, partisipasi aktif bank bjb di pasar sekunder dipandang sebagai langkah strategis untuk mendorong likuiditas nasional, khususnya pada instrumen efek bersifat utang dan sukuk. Bank bjb juga menyebut adanya transformasi digital serta penguatan kapabilitas internal yang dilakukan dalam beberapa tahun terakhir sebagai bagian dari upaya tersebut.
Herfinia menambahkan, terdapat tiga pilar utama yang menjadi fokus penguatan bank bjb di pasar keuangan, yakni optimalisasi platform digital, penguatan fixed income, serta manajemen risiko yang terintegrasi.
Bank bjb menilai capaian ini menjadi indikator kemampuan perusahaan beradaptasi di tengah modernisasi industri keuangan. SPPA juga disebut membantu memperluas akses pasar dan meningkatkan partisipasi antarpelaku pasar modal. Ke depan, bank bjb menyatakan tidak hanya berfokus pada fungsi tradisional perbankan seperti penghimpunan dana nasabah, tetapi juga memperkuat aktivitas di pasar keuangan yang lebih luas.