PT Perseroda BPR Kuningan (Bank Kuningan) kembali meraih apresiasi setelah sebelumnya mendapatkan penghargaan TOP BUMD. Kali ini, Bank Kuningan masuk dalam daftar “The Best BPR” pada pemeringkatan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) sektor keuangan yang dirilis Infobank Media Group melalui The Asian Post untuk edisi 2026.
Pemeringkatan bertajuk “Rating BUMD Keuangan Versi The Asian Post 2026” tersebut menggunakan basis utama kinerja keuangan BPR periode September 2024 hingga September 2025. Penilaian dilakukan dengan metode kuantitatif berdasarkan laporan keuangan yang dipublikasikan di situs Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Dalam penilaian BPR, Infobank menggunakan sejumlah indikator, meliputi permodalan (CAR dan pertumbuhan modal inti), kualitas aset (NPL dan pertumbuhan kredit), rentabilitas (ROA, ROE, dan pertumbuhan laba berjalan), likuiditas (LDR dan pertumbuhan dana pihak ketiga), serta efisiensi (BOPO dan NIM).
Selain itu, BPR dikelompokkan menjadi sembilan kategori berdasarkan besaran aset, mulai dari aset di bawah Rp5 miliar hingga di atas Rp1 triliun. Bank Kuningan tercatat berada pada kelompok 3, yakni BPR dengan aset Rp250 miliar sampai di bawah Rp500 miliar.
Di kelompok tersebut, Bank Kuningan masuk dalam daftar The Best BPR dan menempati peringkat ketiga dari 12 BPR yang masuk kategori yang sama. Bank Kuningan memperoleh nilai 96,58 dari 100 dengan predikat “Sangat Bagus”.
Sejumlah capaian yang disampaikan antara lain pertumbuhan kredit sebesar 11,08% (year on year/yoy) menjadi Rp241,668 miliar dan dana pihak ketiga (DPK) meningkat 9,78% menjadi Rp257,341 miliar. Dari sisi permodalan, modal inti tercatat Rp33,242 miliar dengan capital adequacy ratio (CAR) 15,08%.
Bank Kuningan juga mencatat laba Rp4,89 miliar, dengan pertumbuhan 17.075,50% yoy. Pada aspek likuiditas, bank ini disebut memperoleh skor sempurna dalam penilaian loan to deposit ratio (LDR) dan pertumbuhan DPK.
Direktur Utama Bank Kuningan H. Dodo Warda, S.E., M.M., didampingi Deni Heryana, S.Sos., M.M. selaku direktur yang membawahkan fungsi kepatuhan, menyampaikan apresiasi atas penghargaan tersebut. Ia menyebut capaian itu sebagai hasil kerja tim dan dukungan nasabah, sekaligus dorongan untuk meningkatkan layanan dan kontribusi terhadap perekonomian daerah.
Bank Kuningan menyatakan terus berinovasi dalam menghadirkan produk dan layanan sesuai kebutuhan masyarakat, terutama pelaku UMKM. Ke depan, bank ini menargetkan pertumbuhan yang lebih optimal dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian serta memperkuat transformasi digital untuk meningkatkan daya saing di industri perbankan.
Penghargaan tersebut diharapkan menjadi pemacu bagi peningkatan kinerja keuangan dan kualitas layanan kepada nasabah, seiring upaya Bank Kuningan memperluas perannya dalam mendukung perekonomian masyarakat.