PT Bank Raya Indonesia Tbk (AGRO) kembali meraih penghargaan dalam ajang Indonesia Digital Innovation Awards (IDIA) 2026 yang diselenggarakan oleh Warta Ekonomi. Bank Raya dinobatkan sebagai The Most Innovative Digitalization of Digital Bank 2026 for Encouraging Financial Awareness through Digital Banking Product Innovation untuk kategori Digital Bank.
Penghargaan tersebut diterima Direktur Digital dan Operasional Bank Raya, Lukman Hakim, pada Kamis, 9 April 2026 di Parle Senayan, Jakarta.
Lukman menyampaikan, sebagai bank digital, Bank Raya terus mengembangkan teknologi informasi untuk mendukung inovasi produk di Aplikasi Raya. Pengembangan produk, menurutnya, mengedepankan pengalaman nasabah agar transaksi menjadi lebih intuitif dan personal, sekaligus memperkuat arsitektur keamanan sistem melalui deteksi ancaman yang lebih cepat dan presisi. Upaya ini dilakukan agar produk yang dihadirkan tetap relevan dengan kebutuhan nasabah.
Sepanjang 2025, Bank Raya mengembangkan lebih dari 111 fitur di Aplikasi Raya. Pengembangan tersebut ditujukan untuk meningkatkan kemudahan, fleksibilitas, dan pengalaman perbankan yang lebih optimal bagi pengguna.
Dari sisi digital saving, Bank Raya menghadirkan sejumlah fitur, antara lain Saku Bareng yang ditujukan sebagai solusi bagi komunitas untuk mengelola keuangan bersama secara praktis dan transparan, dengan kapasitas anggota hingga 300 orang. Ada pula fitur Uang Saku yang dirancang untuk membantu pengelolaan dan pemantauan keuangan anak sejak dini, di mana orang tua dapat mengontrol pengeluaran, mengawasi, dan mengevaluasi kebiasaan finansial anak.
Bank Raya juga menghadirkan Kartu Digital Debit Visa yang memungkinkan nasabah bertransaksi lebih luas di jaringan merchant online Visa, baik domestik maupun internasional. Selain itu, terdapat fitur Tagih Uang sebagai pengembangan dari Saku Bareng untuk memudahkan komunitas mengelola uang bersama, dengan jumlah anggota yang dapat mencapai hingga 300 orang.
Untuk pelaku usaha, Bank Raya memperkenalkan QRIS Bisnis dan fitur Kasir yang diharapkan dapat memudahkan pemantauan pembayaran melalui QRIS secara realtime dari Aplikasi Raya.
Berbagai inovasi tersebut melengkapi fitur transaksi lain di Aplikasi Raya, termasuk QRIS CPM, ragam biller seperti pembelian pulsa dan paket data, pembelian token listrik dan pembayaran tagihan listrik, PDAM, multifinance, zakat, pembayaran kartu kredit, pembayaran internet dan TV kabel, serta Virtual Account.
Lukman menambahkan, penguatan inovasi produk di Aplikasi Raya turut didukung pemanfaatan teknologi big data untuk memperkuat fondasi teknologi perusahaan. Langkah ini ditujukan untuk meningkatkan skalabilitas layanan, serta mempercepat pengembangan dan implementasi produk digital.
“Ke depan, kami akan terus memperkuat kapabilitas digital dan menghadirkan inovasi yang mampu menjawab tantangan industri perbankan serta mendukung pertumbuhan ekonomi digital Indonesia,” ujar Lukman.