Berbagai capaian pembangunan di Kota Batam dalam kurun satu tahun terakhir disebut menunjukkan tren positif. Hal itu disampaikan dalam kegiatan silaturahmi bersama kader Posyandu dan masyarakat yang digelar di tiga kecamatan.
Dalam pertemuan tersebut, pemerintah menegaskan bahwa pembangunan tidak hanya berfokus pada infrastruktur, tetapi juga diarahkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui sejumlah program sosial.
Pemerintah menyebut sejumlah indikator makro memperlihatkan perkembangan yang membaik, mulai dari pertumbuhan ekonomi hingga penurunan angka kemiskinan dan pengangguran. Capaian ini dinilai sebagai tanda bahwa kebijakan yang dijalankan mulai memberikan dampak nyata.
Selain itu, pemerintah juga menyatakan terus mendorong investasi agar tetap tumbuh dan memberikan efek berganda bagi perekonomian daerah.
Wali Kota Batam Amsakar Achmad menyampaikan capaian tersebut di hadapan masyarakat. Ia mengatakan pertumbuhan ekonomi Batam berada dalam kondisi baik dan investasi dinilai atraktif. Amsakar juga menyebut Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Batam berada di peringkat pertama di Provinsi Kepulauan Riau dan peringkat kelima secara nasional.
Dalam kesempatan yang sama, ia menyampaikan angka kemiskinan di Batam mengalami penurunan dari 4,85 menjadi 3,81.
Amsakar menambahkan, capaian tersebut tidak lepas dari sinergi antara pemerintah dan masyarakat yang selama ini terjalin. Pemerintah berharap tren positif ini dapat dipertahankan serta ditingkatkan pada masa mendatang.