BERITA TERKINI
BlackRock Catat Lonjakan Kinerja pada Kuartal I 2026, Aset Kelolaan Naik ke USD 13,89 Triliun

BlackRock Catat Lonjakan Kinerja pada Kuartal I 2026, Aset Kelolaan Naik ke USD 13,89 Triliun

BlackRock merilis laporan kinerja kuartal pertama (Q1) 2026 sebelum pembukaan pasar pada hari ini. CEO perusahaan menyebut periode tersebut sebagai salah satu awal tahun terbaik dalam sejarah BlackRock. Seiring pengumuman itu, saham BlackRock tercatat naik sekitar 3% dalam perdagangan after-hours.

Dari sisi kinerja keuangan, pendapatan BlackRock mencapai USD 6,7 miliar, melampaui ekspektasi sekitar USD 6,4 miliar. Laba operasional naik 31% menjadi USD 2,67 miliar, dengan margin operasional meningkat ke 44,5%.

Laba per saham (EPS) dilaporkan sebesar USD 12,53, lebih tinggi dibandingkan ekspektasi sekitar USD 11,5. Aset kelolaan (AUM) juga tumbuh 27% menjadi USD 13,89 triliun, sementara arus masuk bersih tercatat USD 130 miliar. Perusahaan turut mencatat pertumbuhan biaya dasar organik sebesar 10%.

Manajemen menekankan skala, momentum, serta kualitas pertumbuhan AUM untuk meredakan kekhawatiran pasar terkait risiko perusahaan, termasuk yang dikaitkan dengan segmen private equity dan private credit. Dalam laporan tersebut, disebutkan tidak banyak terlihat tanda-tanda kekhawatiran mengenai kondisi pasar private equity/private credit. Di tengah kekhawatiran tentang potensi pembatasan atau penangguhan penarikan dana dari produk PE/PC, BlackRock mencatat arus masuk bersih selama 12 bulan terakhir sebesar USD 744 miliar.

BlackRock juga menyampaikan bahwa kuartal pertama 2026 menjadi rekor dalam sejarah produk ETF perusahaan. Selain itu, platform manajemen investasi Aladdin menunjukkan kinerja kuat, dengan pendapatan berbasis langganan naik 22% secara tahunan.

Secara keseluruhan, perusahaan menyatakan berbagai indikator keuangan menunjukkan Q1 2026 sebagai kuartal terbaik kedua dalam sejarah BlackRock, setelah kuartal sebelumnya yang disebut sebagai yang terbaik.