BERITA TERKINI
Bobby Nasution Bahas Strategi Kendalikan Inflasi dan Dorong Investasi Berbasis Potensi Lokal di Sumut

Bobby Nasution Bahas Strategi Kendalikan Inflasi dan Dorong Investasi Berbasis Potensi Lokal di Sumut

Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Afif Nasution mendorong terobosan pembangunan ekonomi daerah dengan mengoptimalkan potensi lokal, di tengah dinamika tantangan geopolitik global. Ia menilai posisi strategis Sumut perlu diikuti kebijakan makro yang tepat agar dampaknya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Hal itu disampaikan Bobby saat menerima audiensi Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Sumut Rudy Brando Hutabarat bersama ekonom senior sekaligus pakar investasi nasional Hendri Saparini, di Rumah Dinas Gubernur Sumut, Jalan Sudirman Medan, Kamis (16/4/2026). Pertemuan tersebut membahas strategi pengendalian inflasi, penajaman kebijakan investasi, serta optimalisasi sektor riil berbasis potensi lokal.

Bobby mengatakan pemerintah provinsi membutuhkan masukan untuk memastikan kebijakan yang disusun lebih menyentuh kebutuhan masyarakat. Ia menekankan pentingnya langkah pengendalian inflasi, mengingat Sumut sempat menghadapi tantangan tersebut pada pertengahan tahun lalu.

“Kami ingin mendapatkan gambaran bagaimana kebijakan kami bisa menyentuh masyarakat secara langsung. Masukan mengenai penekanan inflasi sangat krusial, mengingat Sumut sempat menghadapi tantangan tersebut pada pertengahan tahun lalu. Harapannya, diskusi hari ini menjadi input bagi Pemerintah Provinsi untuk melakukan terobosan yang inovatif,” ujar Bobby.

Ia juga menegaskan komitmen untuk membuka ruang dialog dengan para ahli guna memperbaiki regulasi di daerah. Menurut Bobby, tantangan ke depan adalah mengubah peran pemerintah daerah dari sekadar regulator menjadi fasilitator yang lebih aktif dalam menjemput peluang.

Bobby mencontohkan sejumlah komoditas seperti gula merah dan produk herbal yang dinilai memiliki pasar besar, namun belum tergarap maksimal dari sisi industri. Karena itu, ia menyebut pemerintah provinsi akan meninjau perbaikan tata kelola dan relaksasi regulasi agar investasi, baik asing maupun domestik, lebih mudah masuk ke Sumut.

Sementara itu, Rudy Brando Hutabarat menilai sinergi kebijakan diperlukan untuk menjaga daya beli masyarakat. Ia juga menyoroti pentingnya Kerja Sama Antar Daerah (KAD) sebagai salah satu upaya menjaga stabilitas harga pangan.

“Inovasi kebijakan harus terus kita dorong, agar Sumatera Utara selalu memberikan nuansa positif bagi pertumbuhan ekonomi nasional,” kata Rudy.