Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Bank Aceh Syariah Tahun Buku 2025 digelar di Pendopo Gubernur Aceh, Senin (13/4). Forum ini dihadiri para kepala daerah se-Aceh, termasuk Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky.
RUPS menjadi agenda untuk menentukan arah strategis Bank Aceh Syariah. Rapat dibuka oleh Pelaksana Tugas Komisaris Utama M. Gaussyah, kemudian dilanjutkan dengan pemaparan laporan pertanggungjawaban direksi oleh Direktur Utama Fadhil Ilyas.
Dalam pemaparan tersebut, disampaikan capaian kinerja perusahaan beserta laporan keuangan Bank Aceh Syariah sepanjang tahun buku 2025. Rapat berlangsung sekitar dua jam.
Selain para kepala daerah, kegiatan ini turut dihadiri Gubernur Aceh Muzakir Manaf selaku Pemegang Saham Pengendali, serta para bupati dan wali kota se-Aceh dalam kapasitas sebagai pemegang saham institusi keuangan daerah tersebut.
Al-Farlaky menilai RUPS kali ini menjadi momentum untuk mempererat sinergi antarpemegang saham guna mendorong kemajuan Bank Aceh Syariah. Menurutnya, pembahasan yang berlangsung secara komprehensif mencerminkan komitmen bersama dalam meningkatkan kinerja sekaligus memastikan tata kelola yang semakin profesional.
“Hasil RUPS ini diharapkan mampu memperkuat tata kelola perusahaan serta mempercepat peran Bank Aceh Syariah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi Aceh yang berkelanjutan dan inklusif,” ujar Al-Farlaky.
Ia juga menegaskan, arah yang ditetapkan dalam rapat tersebut diharapkan semakin mempertegas posisi Bank Aceh Syariah sebagai lembaga keuangan daerah yang berkontribusi terhadap pembangunan ekonomi masyarakat Aceh.