Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Sumatera Utara berencana berkolaborasi dengan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) untuk mendiseminasikan literasi keuangan kepada masyarakat. Upaya ini ditujukan untuk meningkatkan pemahaman publik agar lebih bijak dalam mengelola keuangan.
Kepala Diskominfo Sumut Erwin Hotmansah Harahap mengatakan pihaknya memiliki sarana komunikasi yang dapat dimanfaatkan untuk menyebarluaskan program, pengumuman, dan imbauan terkait literasi keuangan. Hal itu disampaikan saat menerima audiensi Kepala Kantor Perwakilan LPS I Medan, Jimmy Ardianto, di Kantor Diskominfo Sumut, Jalan H.M. Said Medan, Jumat (17/4/2026).
Erwin menjelaskan, kanal komunikasi yang dimiliki Diskominfo Sumut mencakup media luar ruang seperti videotron, kerja sama dengan media massa, kanal resmi Diskominfo, hingga media sosial. Selain itu, Diskominfo juga memiliki program konferensi pers bersama media yang dapat dimanfaatkan LPS untuk penyebarluasan informasi.
Menurut Erwin, sebanyak 115 media telah bekerja sama dengan Diskominfo Sumut, meliputi media cetak, daring, dan elektronik. Ia berharap jaringan tersebut dapat membantu menyampaikan literasi keuangan kepada masyarakat secara lebih luas.
Erwin menambahkan, diseminasi literasi keuangan diharapkan dapat membekali masyarakat Sumut dengan pengetahuan, keterampilan, serta keyakinan dalam mengelola keuangan secara bijak, sehingga terhindar dari praktik pinjaman online (pinjol) ilegal maupun judi online (judol).
Sementara itu, Kepala Kantor Perwakilan LPS I Medan Jimmy Ardianto menyambut positif rencana kolaborasi tersebut. Ia menilai penyebarluasan literasi keuangan merupakan langkah penting untuk melindungi masyarakat dari risiko pinjol dan judi online.
Jimmy juga menegaskan LPS terus mengimbau masyarakat agar tidak ragu menyimpan dana di perbankan, baik bank umum konvensional maupun syariah, serta Bank Perekonomian Rakyat (BPR), karena simpanan dijamin oleh negara. Ia menyatakan LPS memastikan simpanan nasabah tetap aman meskipun terjadi risiko pada bank tempat dana disimpan.