BERITA TERKINI
Harga Karet 17 April 2026: Bursa Utama Berbalik Menguat, Pasar Menanti Musim Panen Puncak

Harga Karet 17 April 2026: Bursa Utama Berbalik Menguat, Pasar Menanti Musim Panen Puncak

Pasar karet global menunjukkan pemulihan luas pada penutupan perdagangan 16 April 2026, setelah sebelumnya mengalami tren penurunan berkepanjangan. Penguatan ini didorong oleh indikator ekonomi yang lebih baik dari Tiongkok serta prospek meredanya ketegangan geopolitik global.

Di Jepang, kontrak berjangka karet Mei 2026 di Bursa Efek Osaka (OSE) naik 0,6% atau 2,3 yen dan ditutup pada 381,7 yen/kg. Kontrak September turut menguat 0,51% menjadi 390,6 yen/kg (sekitar US$2,46/kg), sekaligus mengakhiri penurunan selama enam sesi berturut-turut.

Penguatan juga terlihat di Tiongkok. Di Bursa Berjangka Shanghai (SHFE), kontrak karet Mei naik 0,42% atau 70 yuan menjadi 16.690 yuan/ton. Kontrak September bertambah 55 yuan menjadi 16.805 yuan/ton (setara US$2.465,27/ton). Sementara itu, kontrak berjangka karet butadiena untuk Mei 2026 tercatat melonjak 0,87% menjadi 16.245 yuan/ton.

Di Thailand, kontrak Mei 2026 naik 0,7% atau 0,6 baht, sehingga harga mencapai 80,7 baht/kg.

Perbaikan sentimen investor terutama terkait data ekonomi Tiongkok sebagai konsumen karet terbesar dunia. Produk domestik bruto (PDB) Tiongkok pada kuartal I 2026 tumbuh 5% secara tahunan, melampaui perkiraan analis sebesar 4,8%. Capaian ini memperkuat keyakinan pasar terhadap stabilitas permintaan dalam waktu dekat.

Dari Jepang, penguatan pasar keuangan turut memberi dampak positif. Indeks Nikkei naik 2,38% dan ditutup pada rekor 59.518,34 poin, yang ikut mendorong sentimen pada pasar komoditas. Dari sisi geopolitik, ekspektasi tercapainya kesepakatan perdamaian antara Amerika Serikat dan Iran disebut berkontribusi menurunkan risiko sistemik.

Di sisi pasokan, curah hujan di Provinsi Yunnan, China, meredakan kekhawatiran pasar atas dampak kekeringan terhadap produksi. Namun, analis dari GF Futures menilai musim panen puncak di Thailand dan Vietnam akan segera dimulai. Peningkatan pasokan global pada periode Mei hingga September berpotensi memberi tekanan penurunan harga dalam jangka pendek.

Untuk harga domestik pada 17 April 2026, harga pembelian lateks karet di sejumlah perusahaan dilaporkan tetap stabil. Perusahaan MangYang menetapkan harga lateks (tipe 1–2) pada 458–463 VND/TSC, sedangkan lateks koagulasi campuran (tipe 1 dan 2) berada di 404–459 VND/DRC. Perusahaan Binh Long mematok lateks (di pabrik) 432 VND/TSC/kg dan lateks campuran (DRC 60%) 14.000 VND/kg.

Perusahaan Karet Ba Ria mencatat harga lateks (TSC grade 25–<30) sebesar 420 VND/TSC/kg, sementara lateks yang menggumpal (DRC 35–44%) berada pada 14.600 VND/kg. Di Perusahaan Phu Rieng, harga getah tercatat 420 VND/TSC dan lateks campuran 390 VND/DRC.

Secara umum, pasar karet dinilai berada dalam fase transisi dari periode produksi rendah (Februari–April) menuju musim panen puncak. Ke depan, dinamika ekonomi makro di Tiongkok diperkirakan tetap menjadi faktor penting yang memengaruhi arah harga.