BERITA TERKINI
IHSG Berbalik Melemah 0,36% ke 7.596 pada Sesi I, Tertekan Saham Big Caps dan Energi

IHSG Berbalik Melemah 0,36% ke 7.596 pada Sesi I, Tertekan Saham Big Caps dan Energi

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan Sesi I pada Kamis (16/4/2026) di zona merah. IHSG melemah 0,36% ke level 7.596, seiring tekanan pada saham-saham berkapitalisasi besar (big caps) dan saham sektor energi.

Menjelang penutupan sesi, IHSG berangsur turun hingga berakhir melemah. Sepanjang Sesi I, indeks bergerak dalam rentang 7.705 dengan level terendah sempat menyentuh 7.578.

Data Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat nilai transaksi mencapai Rp10,76 triliun dengan volume 25,52 miliar saham yang diperdagangkan. Frekuensi transaksi tercatat 1,67 juta kali. Dari keseluruhan saham yang diperdagangkan, 319 saham menguat, 330 saham melemah, dan 167 saham stagnan.

Dari sisi sektoral, saham energi menjadi pemberat utama setelah turun 0,86%. Pelemahan juga terjadi pada sektor infrastruktur yang turun 0,85%, disusul sektor barang baku yang terkoreksi 0,8%.

Berdasarkan data Bloomberg, tekanan pada IHSG dipicu oleh pelemahan sejumlah saham big caps yang memiliki bobot besar terhadap indeks. Kontributor penurunan IHSG antara lain PT Dian Swastatika Sentosa (DSSA) yang mengurangi 9,74 poin, PT Barito Renewables Energy (BREN) 9,26 poin, PT Barito Pacific (BRPT) 5,65 poin, PT Mora Telematika Indonesia (MORA) 2,7 poin, PT Impack Pratama Industri (IMPC) 2,43 poin, PT Bank Mandiri (BMRI) 2,35 poin, PT Energi Mega Persada (ENRG) 2,35 poin, PT Sinar Mas Multiartha (SMMA) 2,08 poin, serta PT Chandra Asri Pacific (TPIA) 2,07 poin.