Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat pada akhir perdagangan Jumat (17/4/2026), meski pergerakan bursa Asia cenderung melemah. Pelemahan di kawasan disebut dipengaruhi sentimen perkembangan terbaru terkait perpanjangan gencatan senjata antara Amerika Serikat (AS) dan Iran.
IHSG mengakhiri perdagangan di level 7.634, naik 12,62 poin atau 0,17% dibandingkan penutupan sebelumnya. Sepanjang sesi, indeks sempat bergerak di rentang 7.607 hingga 7.673.
Aktivitas transaksi tercatat melibatkan volume 41,05 miliar saham dengan nilai perdagangan mencapai Rp15,97 triliun. Sementara itu, indeks LQ45 berada di posisi 758,86, menguat 0,2% secara point-to-point.
Dari sisi nilai transaksi, saham berkapitalisasi besar terpantau aktif diperdagangkan. Nilai transaksi terbesar tercatat pada saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) sebesar Rp1,1 triliun. Berikutnya, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) senilai Rp716 miliar, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp581 miliar, serta PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) Rp564 miliar.
Secara sektoral, saham properti, transportasi, dan infrastruktur mencatat kenaikan tertinggi pada hari ini, masing-masing menguat 1,97%, 1,59%, dan 0,78%. Penguatan juga terjadi pada sektor konsumen primer yang naik 0,56%.