Jakarta — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengawali perdagangan Kamis, 16 April 2026, di zona hijau. Pada pembukaan pasar, IHSG tercatat berada di level 7.663,341.
Berdasarkan data RTI hingga pukul 09.25 WIB, IHSG menguat 71,644 poin atau 0,94% ke posisi 7.695,231. Sepanjang perdagangan pagi, IHSG sempat menyentuh level tertinggi 7.705 dan terendah 7.663.
Aktivitas perdagangan menunjukkan 188 saham menguat, 162 saham stagnan, dan 385 saham melemah.
Dalam riset harian Korea Investment & Sekuritas Indonesia (KISI), disebutkan bahwa pada perdagangan Rabu, 15 April 2026, Wall Street ditutup bervariasi. S&P500 dan Nasdaq kembali mencatatkan rekor tertinggi sepanjang masa, masing-masing naik 0,80% dan 1,59%, sementara Dow Jones melemah tipis 0,15%.
Menurut riset tersebut, pergerakan pasar dipengaruhi ekspektasi bahwa Washington dan Teheran berpotensi kembali ke meja perundingan untuk mengakhiri konflik yang dinilai telah mengganggu pasar minyak global, memicu kekhawatiran inflasi, serta menambah ketidakpastian arah suku bunga.
Di sisi domestik, KISI mencatat IHSG pada perdagangan sebelumnya terkoreksi 0,68% setelah gagal menembus MA 50. Meski demikian, histogram MACD masih berada di zona positif yang mengindikasikan tren bullish tetap terjaga. Sektor transportasi memimpin penguatan sebesar 3,45%, didorong saham ELPI yang naik 12,6% setelah akuisisi kapal baru dengan nilai transaksi USD46,5 juta.
Investment Specialist PT Korea Investment and Sekuritas Indonesia, Ahmad Faris Mu’tashim, menyampaikan IHSG diproyeksikan bergerak konsolidasi untuk menguji MA 50, dengan area support di 7.580 dan resisten di 7.900.