BERITA TERKINI
Mahfud MD: FEBI UIN Mataram Berperan Strategis Kembangkan Ekonomi Islam Selaras Konstitusi

Mahfud MD: FEBI UIN Mataram Berperan Strategis Kembangkan Ekonomi Islam Selaras Konstitusi

Mataram—Pakar Hukum Tata Negara Prof. Mahfud MD menilai Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram memiliki peran strategis dalam pengembangan ekonomi Islam yang selaras dengan konstitusi Indonesia.

Pernyataan itu disampaikan Mahfud saat mengisi Studium Generale di Auditorium Kampus II UIN Mataram, Selasa (14/4/2026). Dalam paparannya, ia menegaskan ekonomi Islam memiliki posisi penting dalam sistem ekonomi nasional yang berlandaskan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.

“Ekonomi Islam memiliki nilai-nilai keadilan, kebersamaan, dan keseimbangan yang sangat sesuai dengan sistem ekonomi Indonesia,” kata Mahfud. Ia menjelaskan tujuan utama ekonomi Islam adalah mencapai falah atau kesejahteraan dengan berlandaskan prinsip etika, religiusitas, dan inklusivitas.

Mahfud juga menyebut sistem ekonomi Indonesia bersifat prismatik, yakni memadukan berbagai nilai terbaik dari beragam ideologi yang diselaraskan dalam Pancasila. Menurutnya, karakter tersebut membuat sistem ekonomi nasional kompatibel dengan ekonomi Islam karena sama-sama menekankan keadilan sosial.

Ia menekankan pentingnya Pasal 33 UUD 1945 sebagai landasan utama pembangunan ekonomi nasional yang berorientasi pada kesejahteraan rakyat.

Selain aspek konstitusional, Mahfud menyoroti perkembangan teknologi seperti kecerdasan buatan (AI), digitalisasi, dan financial technology (fintech) yang perlu direspons secara adaptif oleh institusi pendidikan. “FEBI harus mampu mengembangkan ekonomi Islam berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi agar tetap relevan dan kompetitif di era global,” ujarnya.

Ia menambahkan fikih sebagai hasil ijtihad bersifat dinamis dan dapat menyesuaikan dengan perkembangan zaman, termasuk dalam praktik ekonomi modern.

Mahfud berharap FEBI UIN Mataram terus berkontribusi melahirkan pemikiran dan praktik ekonomi Islam yang kontekstual dan adaptif, sekaligus tetap berpegang pada nilai-nilai konstitusi serta maqashid syariah.