Maybank menegaskan komitmen jangka panjangnya untuk mendorong pemberdayaan finansial di kawasan ASEAN melalui penguatan literasi keuangan sejak usia dini. Chairman Maybank Group dan Maybank Foundation, Tan Sri Dato’ Sri Ir. Zamzamzairani Mohd Isa, menyatakan bahwa pembangunan berkelanjutan berawal dari literasi keuangan.
“Selama lebih dari satu dekade, Maybank tetap teguh pada keyakinan bahwa pembangunan berkelanjutan berawal dari literasi keuangan,” ujarnya di Jakarta, Kamis, 10 Desember 2025.
Salah satu inisiatif yang disebutkan adalah Cashville Kidz, program unggulan Maybank Foundation yang ditujukan bagi anak usia 9–12 tahun. Program ini dirancang untuk membekali anak dengan keterampilan praktis mengelola uang, menumbuhkan kepercayaan diri, membangun kebiasaan finansial yang sehat, serta membantu mereka membuat keputusan keuangan yang bertanggung jawab sejak dini.
“Kami bertujuan menumbuhkan generasi muda yang cakap dan bertanggung jawab secara finansial, mampu membuat keputusan yang tepat, serta berkontribusi pada pertumbuhan inklusif di komunitas mereka,” kata Zamzamzairani.
Sejak diperkenalkan pada 2013, Cashville Kidz berkembang menjadi salah satu inisiatif literasi keuangan berbasis sekolah terbesar di ASEAN. Program ini telah menjangkau lebih dari 430.000 siswa dan melatih lebih dari 8.200 guru di 1.530 sekolah yang tersebar di delapan negara, yakni Indonesia, Malaysia, Singapura, Thailand, Vietnam, Filipina, Myanmar, dan Kamboja.
Dalam pelaksanaannya, program ini digelar melalui kemitraan dengan MoneyTree Asia Pacific serta didukung pemangku kepentingan pendidikan di tingkat lokal. Metode pembelajaran yang digunakan memadukan cerita animasi, pembelajaran interaktif, dan skenario kehidupan nyata agar edukasi keuangan lebih menarik, mudah dipahami, dan relevan bagi anak-anak.
Zamzamzairani juga menyampaikan bahwa program-program Maybank Foundation telah menjangkau lebih dari 610.000 penerima manfaat. Selain itu, sejak 2021, lebih dari 2,5 juta rumah tangga disebut terdampak positif sejalan dengan Komitmen Keberlanjutan Maybank, dengan misi memanusiakan layanan keuangan dan memperluas akses pendidikan berkualitas di seluruh ASEAN.
Sementara itu, Presiden Direktur Maybank Indonesia Steffano Ridwan menekankan bahwa literasi keuangan tidak hanya berkaitan dengan pengetahuan, tetapi juga keterampilan hidup yang membangun ketahanan, kepercayaan diri, dan peluang.
“Literasi keuangan menjadi jembatan yang menghubungkan pendidikan dengan pemberdayaan, dan pemberdayaan dengan pertumbuhan yang inklusif,” ujarnya.