BERITA TERKINI
Minat Kripto Meningkat, Literasi Keuangan Mahasiswa Jadi Sorotan

Minat Kripto Meningkat, Literasi Keuangan Mahasiswa Jadi Sorotan

JAKARTA — Penguatan literasi keuangan di kalangan mahasiswa kembali menjadi perhatian seiring meningkatnya minat generasi muda terhadap investasi digital, termasuk aset kripto. Kondisi ini dinilai menuntut pemahaman yang lebih baik agar mahasiswa mampu menilai risiko dan memilih produk keuangan secara tepat.

Upaya edukasi tersebut salah satunya dilakukan melalui kolaborasi PT Pintu Kemana Saja (PINTU), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan Universitas Padjadjaran (Unpad). Ketiganya menggelar kegiatan bertajuk Pintu Goes to Campus: Financial Literacy di Bale Sawala, Unpad Jatinangor, Bandung, yang dihadiri lebih dari 200 mahasiswa.

Rektor Unpad Arief Sjamsulaksan Kartasasmita menekankan pentingnya literasi keuangan sebagai bekal mahasiswa menghadapi kompleksitas produk keuangan saat ini. Ia menilai pemahaman mengenai literasi keuangan, termasuk literasi kripto dan investasi, menjadi hal penting karena banyaknya produk dan persoalan keuangan yang dapat menimbulkan masalah di kemudian hari apabila tidak dipelajari dengan baik.

Dari sisi regulator, OJK menyoroti adanya kesenjangan antara tingkat literasi dan inklusi, khususnya pada investasi aset kripto. Kepala Departemen Pengaturan dan Perizinan Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto OJK Djoko Kurnijanto menyebut kondisi tersebut sebagai tantangan utama.

Menurut Djoko, situasi itu mendorong OJK untuk memperkuat edukasi agar masyarakat tidak sekadar mengikuti tren tanpa pemahaman yang memadai. Ia menegaskan prinsip dasar investasi tetap berlaku, termasuk dalam aset kripto.

OJK, kata Djoko, mengedepankan filosofi “2L”, yaitu legal dan logis. Masyarakat diminta memastikan daftar aset keuangan digital yang dipilih bersifat legal, bertransaksi melalui exchange atau Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) yang berlisensi dan diawasi OJK, serta tetap bersikap logis dengan tidak mudah tergiur tawaran investasi yang menjanjikan keuntungan pasti.

Dari sisi industri, PINTU menilai pertumbuhan jumlah investor kripto, baik global maupun domestik, berlangsung sangat cepat. Namun, peningkatan tersebut disebut belum sepenuhnya diimbangi pemahaman yang memadai. Chief Marketing Officer PINTU Timothius Martin menyampaikan bahwa secara global terdapat sekitar 700 juta orang yang telah berinvestasi atau melakukan trading kripto.