BERITA TERKINI
Muswil IPK Indonesia Lampung Angkat Isu Kesehatan Mental dan Literasi Finansial

Muswil IPK Indonesia Lampung Angkat Isu Kesehatan Mental dan Literasi Finansial

Ikatan Psikolog Klinis Indonesia (IPK Indonesia) Wilayah Lampung menyelenggarakan Musyawarah Wilayah (Muswil) pada 12 April 2026 di Hotel Golden Tulip, Bandar Lampung. Kegiatan ini mengusung tema “Sehat Jiwa di Tengah Krisis: Sadar dan Cerdas Mengelola Finansial, Terhindar dari Bahaya Pinjaman Online Ilegal dan Judi Online”.

Muswil tersebut memuat dua agenda utama, yaitu seminar nasional dan sidang musyawarah. Melalui sidang musyawarah, IPK Indonesia Wilayah Lampung menetapkan kepengurusan baru untuk periode 2026–2030.

Seminar nasional sebagai bagian dari kegiatan ilmiah menghadirkan narasumber Dr. Ridwansyah dan Mutia Pangesti. Kegiatan ini diikuti 104 peserta yang terdiri dari anggota IPK Indonesia, mahasiswa, serta masyarakat umum. Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, dr. Edwin Rusli, turut hadir dalam acara tersebut.

Dalam pelaksanaan program kerjanya, IPK Indonesia Wilayah Lampung menyatakan terus mengembangkan berbagai kegiatan yang berfokus pada peningkatan literasi dan layanan kesehatan mental. Program-program itu meliputi penyelenggaraan seminar dan workshop untuk edukasi serta peningkatan kompetensi, penyediaan layanan konseling gratis bagi masyarakat, dan sosialisasi kesehatan mental yang menjangkau berbagai lapisan.

IPK Indonesia Wilayah Lampung juga menyebut kegiatan yang dijalankan tidak hanya menyasar anggota organisasi, tetapi melibatkan lintas profesi dan pemangku kepentingan. Upaya ini ditujukan untuk memperluas wawasan dan memperkuat kolaborasi interdisipliner guna mendukung layanan kesehatan mental yang lebih komprehensif.

Selain itu, organisasi tersebut berupaya mempererat hubungan profesional melalui kegiatan silaturahmi antaranggota psikolog klinis. Langkah ini diharapkan dapat membangun kolaborasi yang solid, mendorong pertukaran pengetahuan, serta meningkatkan kualitas layanan psikologi klinis di daerah.

Ketua IPK Indonesia Wilayah Lampung, Susanthi Pradini, mendorong pemerintah daerah untuk merealisasikan layanan psikologi klinis sebagai bagian dari penguatan sistem kesehatan daerah. Menurutnya, langkah tersebut sejalan dengan rekomendasi Kementerian Kesehatan Republik Indonesia yang merujuk pada Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan, khususnya penguatan pelayanan kesehatan primer melalui pendekatan promotif dan preventif, termasuk di bidang kesehatan mental.

Sebagai implementasi, panitia Muswil juga membagikan voucher konseling gratis kepada masyarakat. Inisiatif ini disebut sebagai langkah untuk meningkatkan kesadaran dan akses layanan kesehatan mental di Lampung, sekaligus menegaskan peran IPK Indonesia dalam mendukung sistem kesehatan nasional.