Momen Lebaran membawa suasana hangat bagi banyak keluarga di Solo, tetapi juga kerap diikuti lonjakan pengeluaran. Tradisi mudik, silaturahmi, dan berbagi dengan kerabat membuat sebagian keluarga merasakan kondisi keuangan yang lebih ketat setelah hari raya.
Puji (36), warga Solo, menuturkan bahwa selama dua minggu libur Lebaran pengeluaran keluarganya dapat mencapai Rp10 juta. Biaya tersebut digunakan untuk mudik, baju anak, konsumsi, hingga hampers. Pengalaman ini mencerminkan tantangan yang juga dihadapi keluarga lain, terutama karena perempuan—khususnya ibu rumah tangga—sering memegang peran penting dalam mengelola arus keuangan rumah tangga.
Di sisi lain, data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menunjukkan tingkat literasi keuangan masyarakat Indonesia berada di angka 66 persen. Menyikapi kondisi tersebut, Prudential Indonesia bersama komunitas Supermom menggelar edukasi finansial bertajuk “Dompet Tipis? Ora Popo… Sing Penting Pinter Ngatur Keuangan Keluarga!” pada 14 April 2026. Kegiatan ini diikuti 250 peserta dari Solo dan sekitarnya.
Chief Customer & Marketing Officer Prudential Indonesia, Karin Zulkarnaen, menekankan pentingnya peran perempuan dalam menjaga stabilitas finansial keluarga. Ia menyampaikan bahwa pengelolaan keuangan tidak hanya perlu berfokus pada kebutuhan saat ini, tetapi juga memastikan kesiapan jangka panjang melalui perencanaan dan perlindungan finansial.
Dalam acara tersebut, Certified Financial Planner Prudential Indonesia, Ida Ayu Dwirani, mengingatkan pentingnya evaluasi berkala serta perencanaan anggaran agar pengeluaran lebih terkontrol. Pembicara lainnya, Siti Fauziah (Bu Tejo), menyoroti dampak Lebaran terhadap kondisi finansial dan mengajak peserta menyikapinya secara bijak, termasuk dengan mencari peluang pemasukan tambahan.
Peserta edukasi juga diajak membangun jaring pengaman keuangan melalui dana darurat dan perlindungan asuransi. Selain itu, diperkenalkan strategi pembagian anggaran 4/3/2/1, yakni 40 persen untuk kebutuhan harian, 30 persen untuk kewajiban, 20 persen untuk tabungan dan investasi, serta 10 persen untuk donasi.