BERITA TERKINI
Tebas Apresiasi Perbaikan Struktur Keuangan Barcelona di Bawah Joan Laporta

Tebas Apresiasi Perbaikan Struktur Keuangan Barcelona di Bawah Joan Laporta

Barcelona mengalihkan fokus ke kompetisi domestik dan persiapan musim baru setelah langkah mereka di Liga Champions 2025-2026 terhenti. Di saat yang sama, manajemen klub disebut tengah berupaya memulihkan stabilitas finansial agar dapat kembali menerapkan aturan 1:1 pada bursa transfer mendatang demi memperkuat kedalaman skuad.

Upaya restrukturisasi yang dipimpin Presiden Barcelona, Joan Laporta, mendapat respons positif dari Presiden LaLiga, Javier Tebas. Saat ditemui di sela ajang Trofi Conde de Godo, Tebas menyampaikan optimisme bahwa Barcelona berada di jalur yang tepat untuk memenuhi regulasi Financial Fair Play.

Tebas menilai kondisi ekonomi klub asal Catalan itu sudah jauh lebih baik dibandingkan periode awal kepemimpinan Laporta. Ia juga melihat adanya kemajuan pada struktur keuangan yang dibangun untuk mencapai standar yang dibutuhkan klub besar.

“Masih ada jalan panjang hingga musim panas,” kata Tebas, dikutip dari Barca Universal, Sabtu (18/4/2026). Ia menambahkan, Barcelona tetap perlu menghasilkan pendapatan agar dapat melakukan perekrutan pemain. “Saya tidak tahu apa rencana Barcelona. Laporta belum menjadi presiden hingga 1 Juli. Saya pikir Barça memiliki struktur keuangan yang sangat baik,” ujarnya.

Tebas melanjutkan bahwa Barcelona telah mencapai level yang dibutuhkan tim seperti FC Barcelona dan berada pada arah yang benar. Namun, ia menekankan pentingnya melihat apakah target itu dapat dipenuhi hingga tenggat yang disebutnya pada 30 Juni. Menurut Tebas, posisi Barcelona saat ini jauh lebih baik dibandingkan ketika Laporta pertama kali mengambil alih.

Selain soal ekonomi, Tebas turut menanggapi keresahan Barcelona terkait perwasitan yang dinilai merugikan mereka saat disingkirkan Atletico Madrid. Meski pihak klub melalui Rafa Yuste telah melayangkan keluhan resmi, Tebas menilai langkah tersebut kemungkinan tidak akan langsung menghasilkan perubahan.

“Kita belum membahas soal perwasitan. Saya selalu mengatakan bahwa mereka harus meningkatkan diri dan berupaya mencapai keunggulan,” ujar Tebas. Ia menyebut hal itu juga kerap ia sampaikan kepada CTA dan para wasit, seraya menambahkan bahwa jika ada keluhan, maka peningkatan perlu dilakukan agar kesalahan yang terjadi semakin berkurang.