BERITA TERKINI
Transaksi Emas Digital ICDX Kuartal I 2026 Tembus 30,9 Juta Gram, Naik 246 Persen

Transaksi Emas Digital ICDX Kuartal I 2026 Tembus 30,9 Juta Gram, Naik 246 Persen

Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX) mencatat lonjakan transaksi perdagangan pasar fisik emas secara digital sepanjang Kuartal I 2026. Volume transaksi mencapai 30.921.382 gram, meningkat 246 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang tercatat 8.941.108 gram.

Direktur ICDX Nursalam mengatakan kenaikan tersebut mencerminkan meningkatnya minat masyarakat terhadap perdagangan emas digital di bursa berjangka. Pernyataan itu disampaikan dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Jumat (17/4/2026).

Meski demikian, Nursalam mengingatkan masyarakat untuk tetap berhati-hati terhadap beragam penawaran investasi emas digital yang beredar di media sosial. Menurutnya, penawaran semacam itu perlu disikapi dengan kewaspadaan ekstra karena adanya potensi risiko.

Ke depan, ICDX menyatakan akan memperluas kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk bersinergi dengan Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) untuk memperkuat ekosistem dan mendorong peningkatan transaksi. Berdasarkan tren pada kuartal pertama, ICDX menyampaikan optimisme bahwa pertumbuhan transaksi akan tetap positif hingga akhir tahun.

Sementara itu, Kepala Bappebti Tirta Karma Senjaya menyampaikan bahwa pihaknya terus memastikan keberadaan emas fisik dalam setiap transaksi digital yang berlangsung di Indonesia. Ia menilai pengawasan tersebut menjadi dasar penting untuk menjaga kepercayaan dan perlindungan masyarakat.

Tirta menjelaskan, dalam ekosistem perdagangan emas digital, Bappebti berperan sebagai regulator, bursa menjadi arena transaksi, lembaga kliring menjamin penyelesaian, dan lembaga depository memastikan penyimpanan emas fisik yang diperdagangkan tetap aman. Adapun pedagang dan perantara berfungsi sebagai penghubung antara sistem dan investor.

Data Bappebti pada 2025 mencatat jumlah investor dalam ekosistem perdagangan emas digital mencapai 18,7 juta nasabah. Dari sisi demografi, kelompok usia 25–34 tahun mendominasi dengan porsi 36,3 persen, disusul usia 18–24 tahun sebesar 32,6 persen. Berdasarkan profesi, mahasiswa dan pelajar menjadi kelompok terbesar dengan porsi 35,1 persen.

Dari perilaku transaksi, mayoritas investor cenderung bertransaksi dalam skala kecil. Sebanyak 94,9 persen melakukan transaksi di bawah 1 gram, sementara 92,6 persen mencatatkan nilai transaksi di bawah Rp1 juta.