PALEMBANG — Polda Sumatera Selatan menegaskan komitmennya mendukung penguatan ekonomi nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan personel melalui percepatan transformasi koperasi yang transparan dan akuntabel. Komitmen itu disampaikan dalam pembukaan Rapat Anggota Tahunan (RAT) Ke-5 Primkoppol Mapolda Sumsel Tahun Buku 2025.
Kegiatan tersebut dipimpin Wakapolda Sumsel Brigjen Pol Rony Samtana, S.I.K., M.T.C.P., dan digelar di Auditorium Lantai 7 Gedung Presisi Mapolda Sumsel, Kamis (16/4/2026). RAT dihadiri jajaran pejabat utama Polda Sumsel, perwakilan Dinas Koperasi dan UMKM Kota Palembang, serta pengurus dan anggota koperasi dari berbagai satuan kerja.
RAT merupakan forum tertinggi dalam koperasi yang menjadi sarana evaluasi serta pertanggungjawaban pengurus kepada anggota. Melalui forum ini, Polda Sumsel mendorong lahirnya kebijakan ekonomi internal yang adaptif, transparan, dan berorientasi pada kebutuhan personel.
Langkah tersebut disebut sejalan dengan program Presisi Polri yang menitikberatkan pada peningkatan kesejahteraan anggota sebagai fondasi profesionalisme. Dengan koperasi yang sehat dan dikelola secara profesional, stabilitas ekonomi keluarga besar Polri diharapkan terjaga sehingga mendukung pelaksanaan tugas kepolisian.
Dalam arahannya, Brigjen Pol Rony Samtana menekankan pentingnya inovasi dan adaptasi dalam pengelolaan koperasi di era modern. Ia juga menegaskan transparansi dan akuntabilitas sebagai landasan agar koperasi dapat berkembang secara berkelanjutan.
“Koperasi memiliki peran strategis sebagai pilar ekonomi yang berorientasi pada kebersamaan dan keadilan. Setiap keputusan harus berpijak pada kepentingan anggota serta keberlanjutan organisasi,” kata Rony.
Penguatan koperasi ini diharapkan dapat mendorong kemandirian ekonomi personel. Selain menyediakan layanan finansial, koperasi juga dinilai berperan sebagai instrumen pendukung ketahanan sosial dan kesejahteraan jangka panjang anggota beserta keluarganya.
Secara terpisah, Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menyatakan penguatan koperasi merupakan bagian dari komitmen institusi dalam mendukung agenda pembangunan nasional, khususnya di sektor ekonomi kerakyatan.
“Kami berkomitmen mendorong tata kelola koperasi yang profesional dan transparan. Kesejahteraan personel yang baik akan berdampak langsung pada kualitas pelayanan publik dan stabilitas kamtibmas di Sumatera Selatan,” ujarnya.
Melalui momentum RAT tersebut, Polda Sumatera Selatan menyatakan akan memastikan instrumen pendukung organisasi bergerak selaras dengan visi pembangunan nasional. Profesionalisme pengelolaan koperasi disebut sebagai bagian dari transformasi Polri yang modern, adaptif, dan berorientasi pada kesejahteraan.