BERITA TERKINI
Wawali Bontang Buka Musrenbang TJSLP 2027, Tekankan Kolaborasi Dunia Usaha di Tengah Turunnya Pendapatan Daerah

Wawali Bontang Buka Musrenbang TJSLP 2027, Tekankan Kolaborasi Dunia Usaha di Tengah Turunnya Pendapatan Daerah

Wakil Wali Kota Bontang Agus Haris membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan (TJSLP) Kota Bontang Tahun 2027. Kegiatan itu digelar di Ruang Rapat Utama Kantor Wali Kota Bontang.

Dalam sambutannya, Agus Haris menyampaikan kondisi keuangan daerah yang disebut tengah mengalami penurunan signifikan. Ia menyebut pendapatan daerah yang sebelumnya berada di kisaran Rp3,2 triliun kini turun menjadi Rp1,9 triliun, bahkan berpotensi mengalami defisit pada 2026.

Menurutnya, situasi tersebut berdampak pada keterbatasan pelaksanaan program, terutama di sektor infrastruktur dan sosial. Karena itu, ia menekankan pentingnya kolaborasi dengan dunia usaha melalui program TJSLP.

Agus Haris juga memaparkan sejumlah fokus pembangunan Pemerintah Kota Bontang, di antaranya penurunan angka kemiskinan, pengangguran, dan stunting, serta penguatan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dan nelayan.

Ia menambahkan, berbagai program sosial dan pendidikan tetap didorong, termasuk bantuan bagi lansia, insentif bagi RT, serta dukungan untuk tenaga pendidik.

Lebih lanjut, Agus Haris menegaskan target pemerintah daerah untuk mencapai zero pengangguran pada 2030, sekaligus menurunkan angka stunting secara signifikan. Ia berharap perusahaan yang beroperasi di Bontang dapat berkontribusi aktif melalui TJSLP yang terarah dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Kontribusi tersebut, lanjutnya, akan dipantau dan dievaluasi secara berkala oleh pemerintah. Ia menilai Musrenbang TJSLP menjadi momentum untuk memperkuat tanggung jawab sosial bersama dalam mendukung pembangunan Kota Bontang yang berkelanjutan.