Direktorat Jenderal Komunikasi Publik dan Media (KPM) Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) bekerja sama dengan Komisi I DPR RI menggelar Webinar Literasi Digital bertema “Akselerasi Investasi dan Perdagangan Global”, Senin (2/3), di Digi Studio, Ciputat Timur, Tangerang Selatan. Kegiatan ini ditujukan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai peran teknologi digital dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, khususnya pada sektor investasi dan perdagangan global.
Dalam webinar tersebut, anggota Komisi I DPR RI Amelia Anggraini menilai transformasi digital menjadi faktor penting yang mempercepat arus investasi sekaligus memperluas akses perdagangan lintas negara. Ia menyebut perkembangan teknologi digital membuka peluang bagi pelaku usaha, terutama UMKM dan pelaku ekonomi kreatif, untuk menjangkau pasar yang lebih luas tanpa dibatasi wilayah geografis.
Menurut Amelia, digitalisasi juga membuat proses bisnis lebih efisien, transparan, dan kompetitif di tingkat global. “Di era ekonomi digital saat ini, pemanfaatan teknologi bukan lagi sekadar pilihan, tetapi menjadi kebutuhan bagi pelaku usaha untuk dapat bersaing di pasar global. Literasi digital menjadi fondasi penting agar masyarakat mampu memanfaatkan peluang tersebut secara optimal,” ujarnya.
Amelia juga menekankan penguatan literasi digital sebagai kunci untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia agar mampu beradaptasi dengan dinamika ekonomi global. Ia menyoroti pentingnya kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, akademisi, dan masyarakat dalam membangun ekosistem digital yang inklusif dan berkelanjutan.
Selain peluang, Amelia mengingatkan percepatan investasi dan perdagangan digital perlu disertai pemahaman yang baik terkait keamanan digital, perlindungan data, serta etika dalam aktivitas di ruang digital.
Webinar ini turut menghadirkan akademisi Endah Murtiana Sari yang menjelaskan bahwa transformasi digital telah mengubah sistem ekonomi global, dengan teknologi sebagai penggerak inovasi dan peningkatan daya saing. Ia menilai perguruan tinggi memiliki peran strategis menyiapkan generasi muda yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan mampu berkontribusi dalam pembangunan ekonomi digital nasional.
Narasumber lain, Muhammad Arbani, menyoroti potensi besar ekonomi kreatif berbasis digital di Indonesia. Menurutnya, platform digital memberi kesempatan luas bagi pelaku usaha kreatif untuk memasarkan produk dan layanan hingga ke pasar internasional. “Dengan pemanfaatan teknologi digital yang tepat, pelaku ekonomi kreatif dapat meningkatkan nilai tambah produk lokal sekaligus memperluas jaringan perdagangan global,” kata Arbani.
Kegiatan yang dipandu MC Azizah dan dimoderatori Ayu Amelia ini berlangsung interaktif dengan peserta dari berbagai kalangan, termasuk pelajar, mahasiswa, pelaku usaha, dan masyarakat umum. Diskusi membahas peluang ekonomi digital sekaligus tantangan dalam menghadapi persaingan global di tengah transformasi digital.
Di akhir acara, webinar juga dimeriahkan penampilan The Loops Band. Melalui kegiatan ini, Ditjen KPM Komdigi bersama Komisi I DPR RI berharap literasi digital masyarakat meningkat sehingga pemanfaatan teknologi dapat lebih produktif dan mendukung peran Indonesia dalam peluang investasi serta perdagangan global di era ekonomi digital.

