BERITA TERKINI
Ekonom Indef: Rupiah Berisiko Terus Melemah di Tengah Ketidakpastian Global

Ekonom Indef: Rupiah Berisiko Terus Melemah di Tengah Ketidakpastian Global

Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Abdul Manap Pulungan memperkirakan pelemahan nilai tukar rupiah berpotensi berlanjut seiring meningkatnya tekanan ekonomi global dan kondisi pasar keuangan domestik.

Manap menilai ketidakpastian ekonomi global mendorong investor memindahkan dana ke instrumen yang dianggap lebih aman, seperti emas. Menurutnya, dalam situasi tersebut investor dapat dengan cepat melepas aset berdenominasi rupiah dan beralih ke negara atau instrumen lain.

Ia juga menyoroti level Rp17.000 per dolar AS sebagai batas psikologis yang perlu diwaspadai Bank Indonesia (BI). Manap menyebut level itu jauh dari asumsi nilai tukar yang digunakan pemerintah dalam kerangka makroekonomi 2026.

Selain faktor global, Manap menilai pelemahan rupiah berpotensi memperburuk tekanan ekonomi domestik karena Indonesia masih mengalami defisit minyak.