Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mengajak kalangan buruh untuk bersatu menghadapi dinamika global demi menjaga stabilitas ekonomi nasional serta mendukung terwujudnya visi Indonesia Emas 2045.
Ajakan tersebut disampaikan Sigit saat menghadiri silaturahmi dan safari Ramadhan bersama Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) di Surabaya, Jawa Timur, Selasa. Ia menilai situasi global dapat berimplikasi pada kondisi ekonomi di dalam negeri, sehingga diperlukan kekompakan seluruh elemen bangsa, termasuk buruh.
Dalam kesempatan itu, Sigit juga mengajak serikat buruh, khususnya KSPSI, untuk tetap waspada dan memperkuat solidaritas menghadapi perkembangan global, termasuk kenaikan harga minyak dunia yang dinilai berpotensi memengaruhi perekonomian nasional.
Sigit menyampaikan pemerintah telah melakukan berbagai upaya diplomasi perdamaian untuk menjaga stabilitas ekonomi, baik secara global maupun nasional. Selain itu, pemerintah terus mendorong kemandirian nasional melalui program swasembada pangan dan energi agar Indonesia tidak bergantung pada negara lain.
Menurut Sigit, upaya tersebut membutuhkan persatuan dan kebersamaan seluruh elemen bangsa. Ia juga menyinggung pengalaman Indonesia saat pandemi COVID-19, ketika pertumbuhan ekonomi sempat mengalami kontraksi, namun kemudian kembali tumbuh berkat semangat kebersamaan.
Ia menambahkan, kekompakan juga penting untuk menjaga iklim investasi agar tetap kondusif. Di sisi lain, peningkatan kualitas sumber daya manusia dinilai perlu terus dilakukan agar mampu bersaing dengan negara lain.
Menutup pernyataannya, Sigit mengajak semua pihak untuk berjalan bersama dalam satu tekad dan langkah guna memperkuat kesiapan Indonesia menyongsong Indonesia Emas 2045.

