Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengajak kalangan buruh memperkuat solidaritas nasional untuk menghadapi tekanan ekonomi global yang dinilai berpotensi memengaruhi stabilitas dalam negeri.
Ajakan tersebut disampaikan Sigit saat menghadiri kegiatan silaturahmi dan safari Ramadan bersama Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) di Surabaya, Jawa Timur, Selasa (10/3).
Dalam pertemuan itu, Sigit menyoroti situasi global yang tidak menentu, termasuk kenaikan harga minyak dunia, yang menurutnya dapat berdampak pada kondisi ekonomi nasional. Karena itu, ia menekankan perlunya kewaspadaan dan kekompakan seluruh elemen bangsa.
“Kami semua harus waspada dan bersatu menghadapi situasi global. Kenaikan harga minyak dunia tentu akan berdampak pada ekonomi di dalam negeri sehingga dibutuhkan kekompakan seluruh elemen bangsa,” kata Sigit.
Sigit juga menilai serikat pekerja memiliki peran penting dalam menjaga situasi industri tetap kondusif. Ia menyebut stabilitas keamanan dan hubungan industrial sebagai faktor utama untuk menarik investasi serta menjaga pertumbuhan ekonomi nasional.
Selain itu, Sigit menyampaikan pemerintah terus mendorong sejumlah program strategis, seperti swasembada pangan dan energi, sebagai upaya memperkuat ketahanan nasional. Menurutnya, keberhasilan langkah-langkah tersebut memerlukan semangat kebersamaan dari seluruh elemen masyarakat, termasuk buruh.

