Ketegangan geopolitik di Timur Tengah kembali menjadi sorotan setelah meningkatnya dinamika antara Israel, Amerika Serikat, dan Iran. Situasi ini memicu kekhawatiran baru terhadap stabilitas ekonomi global di tengah kondisi dunia yang masih rentan terhadap berbagai gejolak.
Perkembangan di kawasan tersebut dinilai berpotensi menambah tekanan pada sentimen pasar dan memperbesar ketidakpastian ekonomi internasional. Kekhawatiran terutama muncul karena eskalasi konflik geopolitik kerap berdampak luas, termasuk pada persepsi risiko dan stabilitas ekonomi secara keseluruhan.

