BERITA TERKINI
Garuda Indonesia Targetkan 2026 Jadi Momentum Percepatan Transformasi Layanan dan Keuangan

Garuda Indonesia Targetkan 2026 Jadi Momentum Percepatan Transformasi Layanan dan Keuangan

PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk memproyeksikan tahun 2026 sebagai momentum percepatan transformasi landasan fundamental pada lini usaha dan operasional. Langkah ini dijalankan seiring upaya perbaikan tata kelola layanan secara berkelanjutan, sekaligus penguatan kinerja keuangan yang menjadi bagian dari prioritas transformasi perusahaan.

Manajemen Garuda Indonesia menyatakan, dinamika industri penerbangan global—termasuk pembaruan klasifikasi rating layanan yang dirilis lembaga pemeringkatan maskapai internasional Skytrax—dipahami sebagai refleksi atas fase transformasi yang sedang dijalankan perusahaan. Menurut manajemen, penguatan landasan aspek layanan akan menjadi fokus yang diperkuat pada 2026.

Dalam beberapa tahun terakhir, Garuda Indonesia menyebut perusahaan berfokus pada pemulihan, penguatan, dan penyehatan fundamental kinerja, terutama pada aspek keuangan dan keberlanjutan usaha. Proses tersebut, menurut perusahaan, secara bertahap menghasilkan perbaikan pada sejumlah aspek layanan dan operasional sebagai bagian dari konsolidasi menuju fondasi kinerja yang lebih sehat, adaptif, dan berkelanjutan.

Pada tahun ini, perusahaan menyatakan akan semakin memperkuat transformasi fundamental layanan sebagai salah satu prioritas utama. Garuda Indonesia juga tengah menjalankan pembenahan mendasar melalui penyusunan roadmap peningkatan layanan secara menyeluruh, termasuk perbaikan dan penyegaran pada sejumlah titik kontak (touch points) dalam perjalanan penumpang.

Inisiatif yang disiapkan mencakup peningkatan kualitas layanan kabin dan pengalaman penerbangan, penyegaran layanan ground service di bandara, pembaruan lounge (lounge revamp), pengembangan layanan digital, serta inflight service. Perusahaan juga menargetkan penyempurnaan berbagai elemen layanan guna menghadirkan pengalaman perjalanan yang lebih konsisten, nyaman, dan bernilai tambah bagi penumpang.

Garuda Indonesia menyatakan seluruh pengembangan tersebut tetap mengacu pada pendekatan “lima senses experience” yang menjadi ciri layanan perusahaan, meliputi sight, sound, scent, taste, dan touch. Perusahaan menegaskan transformasi layanan memerlukan waktu serta implementasi bertahap dan terukur, namun akan terus dioptimalkan secara berkelanjutan agar setiap fase transformasi menghadirkan progres nyata.

Manajemen Garuda Indonesia menyampaikan optimisme bahwa melalui implementasi transformasi yang disiplin dan terukur, perusahaan dapat memperkuat posisinya sebagai national flag carrier Indonesia yang adaptif dan semakin kompetitif di kancah global.