Gubernur Jambi Al Haris meminta pelaku industri jasa keuangan di Provinsi Jambi memastikan layanan kepada masyarakat berjalan optimal menjelang Hari Raya Idulfitri. Menurutnya, aktivitas transaksi keuangan biasanya meningkat signifikan pada periode Ramadan hingga Lebaran.
Permintaan itu disampaikan Al Haris saat menanggapi kegiatan Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan (FK-IJK) Provinsi Jambi yang menggelar buka bersama dan berbagi dengan anak yatim pada momentum Ramadan. Ia menilai kegiatan tersebut sebagai bentuk kepedulian sosial yang patut dijaga, sekaligus menunjukkan bahwa sektor jasa keuangan tidak hanya berperan dalam aktivitas ekonomi, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial.
“Ini langkah yang baik. Kepedulian kepada anak-anak yatim menunjukkan bahwa sektor jasa keuangan juga hadir di tengah masyarakat, tidak hanya menjalankan fungsi ekonomi, tetapi juga fungsi sosial,” kata Al Haris dalam keterangan tertulis, Selasa (10/3/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Ketua Umum FK-IJK Provinsi Jambi yang juga Kepala OJK Provinsi Jambi Yan Iswara Rosya, Direktur Utama Bank Jambi H. Khairul Suhairi, Direktur Operasional Zulfikar, serta sejumlah pimpinan lainnya. Hadir pula Kepala Bidang Propam Kepolisian Daerah Jambi Kombes Darno, dan para pimpinan perbankan serta asuransi di Provinsi Jambi.
Al Haris menekankan, kesiapan layanan keuangan menjadi faktor penting untuk mendukung kelancaran aktivitas ekonomi masyarakat menjelang Lebaran. Ia meminta lembaga-lembaga keuangan yang tergabung dalam FK-IJK mempersiapkan sistem layanan secara menyeluruh, mulai dari layanan perbankan di kantor cabang, transaksi digital, hingga ketersediaan uang tunai.
Ia juga menyoroti pentingnya koordinasi antar lembaga jasa keuangan agar stabilitas layanan di daerah tetap terjaga selama periode Ramadan hingga Idulfitri. “Layanan keuangan harus benar-benar siap. Jangan sampai ada kendala yang mengganggu masyarakat dalam melakukan transaksi menjelang Lebaran,” tegasnya.
Sementara itu, Direktur Bank Jambi Khairul Suhairi menyampaikan kegiatan buka bersama dan berbagi tersebut merupakan bagian dari komitmen untuk menumbuhkan kebersamaan, solidaritas, dan kepedulian sosial di tengah masyarakat. Ia mengatakan Bank Jambi berupaya hadir memberi manfaat bagi lingkungan sekitar, selain menjalankan fungsi sebagai lembaga keuangan daerah.
“Melalui kegiatan ini, diharapkan hubungan antara Bank Jambi, pelaku industri jasa keuangan, serta masyarakat semakin erat. Semangat berbagi di bulan Ramadan pun menjadi pengingat bahwa kebersamaan dan kepedulian sosial merupakan nilai penting yang harus terus dijaga,” ujarnya.
Khairul juga menyebut kegiatan tersebut menjadi momentum mempererat silaturahmi dan memperkuat kebersamaan antara OJK selaku pengawas industri jasa keuangan dan seluruh anggota FK-IJK Provinsi Jambi. Ia menambahkan, peningkatan tensi geopolitik dan fragmentasi geoekonomi pada awal 2026, termasuk di Timur Tengah serta dinamika kebijakan perdagangan AS, menjadi risiko yang berpotensi meningkatkan volatilitas pasar keuangan global.
Ia berharap silaturahmi terus terjalin dan industri jasa keuangan dapat terus berkontribusi dalam memajukan perekonomian, khususnya di Provinsi Jambi.

