Harga emas hari ini bergerak fluktuatif di tengah ketidakpastian ekonomi global serta dinamika nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat. Pada perdagangan Jumat (20/2/2026), harga emas batangan di pasar domestik tercatat masih berada di level tinggi, meski mengalami koreksi tipis dibandingkan hari sebelumnya.
Berdasarkan informasi dari laman resmi Logam Mulia, harga emas batangan Antam ukuran 1 gram berada di kisaran Rp1,3 jutaan per gram. Sementara itu, harga buyback atau pembelian kembali turut bergerak mengikuti tren pasar global.
Sejumlah faktor disebut memengaruhi pergerakan harga emas saat ini, mulai dari ekspektasi kebijakan suku bunga bank sentral Amerika Serikat, kondisi geopolitik, hingga penguatan dolar AS. Saat dolar menguat, harga emas cenderung tertekan. Namun ketika ketidakpastian meningkat, emas kembali diburu sebagai aset lindung nilai (safe haven) oleh investor.
Di Jawa Timur, minat masyarakat terhadap investasi emas dilaporkan tetap tinggi, terutama menjelang Ramadan dan Idul Fitri. Selain untuk investasi jangka panjang, emas juga kerap dibeli untuk kebutuhan perhiasan maupun hadiah.
Seorang pengamat ekonomi di Surabaya menilai tren harga emas dalam beberapa bulan terakhir cenderung stabil di level tinggi. Kondisi tersebut dinilai menjadi peluang sekaligus tantangan bagi investor ritel. Menurutnya, emas masih relevan sebagai instrumen lindung nilai, terutama di tengah volatilitas pasar keuangan global.
Masyarakat diimbau memantau perkembangan harga emas secara berkala dan mempertimbangkan tujuan investasi sebelum bertransaksi. Diversifikasi portofolio juga disarankan sebagai strategi untuk meminimalkan risiko.

