Pasar investasi keuangan pribadi di awal 2026 diwarnai pergerakan yang tidak stabil, terutama pada emas dan saham. Di Provinsi Dong Nai, pelaku pasar mencermati fluktuasi harga emas yang mengikuti dinamika global, sementara dana masyarakat di perbankan tetap bertambah seiring kenaikan suku bunga deposito.
Pengamatan di sejumlah pusat perhiasan di Distrik Tran Bien menunjukkan harga emas batangan dan cincin emas mengalami perubahan signifikan sejak Tahun Baru Imlek Tahun Kuda 2026. Pada 2 Maret, harga beli emas batangan SJC tercatat 187,9 juta VND/ons dan harga jual 190,9 juta VND/ons, atau hampir 25% lebih tinggi dibanding awal 2026. Pada hari yang sama, cincin emas bulat 9999 merek Hung Thinh Vuong dari Doji Gold and Jewelry Group berada di level beli 18,69 juta VND/ons dan jual 18,99 juta VND/ons (setara 189,9 juta VND/ons), juga naik hampir 25% dibanding awal tahun.
Namun, pergerakan tersebut tidak berlangsung satu arah. Pada sore 10 Maret, harga emas batangan SJC turun menjadi 183,1 juta VND/ons untuk pembelian dan 186,1 juta VND/ons untuk penjualan. Sementara itu, cincin emas 9999 merek Hung Thinh Vuong di Doji tercatat pada harga beli 18,31 juta VND/ons dan harga jual 18,61 juta VND/ons (setara 186,1 juta VND/ons).
Sejumlah pusat perhiasan besar di Tran Bien menilai fluktuasi pasar emas sudah terasa sejak Festival Dewa Kekayaan (hari ke-10 bulan pertama kalender lunar). Dalam periode ini, mayoritas pelanggan disebut lebih banyak mencari cincin dan perhiasan emas, seiring pasokan emas batangan yang terbatas.
Nguyen Khoa Tam, perwakilan Saigon Jewelry Company Limited (SJC) cabang Bien Hoa di Kelurahan Tran Bien, menyatakan pasar emas belakangan bergejolak akibat dampak pasar global dan terbatasnya pasokan. Ia juga menyebut jumlah pelanggan yang membeli emas turun sekitar 50% dibanding periode Festival Dewa Kekayaan.
Sementara itu, Bui Thi Thuy Trang, manajer Pusat Emas dan Perhiasan Doji Bien Hoa di Jalan Phan Chu Trinh, Kelurahan Tran Bien, mengatakan cincin emas saat ini banyak diminati. Menurutnya, pasokan emas berasal dari pemasok perusahaan serta dari pelanggan yang menjual kembali emas mereka, dengan pasokan dari penjualan kembali pelanggan dinilai lebih melimpah pada saat ini.
Di sisi lain, data Badan Statistik Provinsi Dong Nai menunjukkan dana yang dihimpun lembaga kredit di provinsi tersebut hingga akhir Februari 2026 diperkirakan mencapai sekitar 487 triliun VND, meningkat hampir 1% dibanding akhir 2025. Kenaikan suku bunga deposito pada Februari 2026 dinilai turut menarik dana ke sistem perbankan, yang kembali menguat sebagai salah satu saluran investasi yang relatif aman bagi masyarakat.
Rinciannya, deposito dari organisasi ekonomi diperkirakan mencapai 232,3 triliun VND atau hampir 48% dari total dana yang dihimpun. Sementara deposito dari individu diperkirakan sekitar 250,2 triliun VND, setara sekitar 51,4% dari total dana mobilisasi.
Untuk pasar saham, sejumlah pakar menilai pergerakan awal 2026 sangat dipengaruhi faktor geopolitik, terutama meningkatnya ketegangan di Timur Tengah. Situasi tersebut dinilai menghadirkan banyak variabel yang sulit diprediksi karena skala, karakter, serta dampaknya terhadap infrastruktur energi yang menjadi bagian penting dalam perekonomian global.
Bui Quoc Phong, Direktur Yuanta Securities Vietnam Co., Ltd. cabang Dong Nai, mengatakan selain kelompok minyak, energi, bahan kimia, infrastruktur pelabuhan, dan transportasi, sebagian besar kelompok saham lainnya justru mencatat dampak positif dari ketegangan di Timur Tengah. Namun ia menekankan bahwa secara historis, faktor geopolitik cenderung berdampak jangka pendek dibanding jangka panjang, sehingga perbedaan yang muncul lebih bersifat sementara.
Ia menambahkan, sesi perdagangan terakhir menunjukkan volatilitas pada sektor minyak dan kimia karena ketidakstabilan di Timur Tengah memengaruhi harga minyak dan infrastruktur energi. Sebaliknya, sektor real estat, perbankan, dan sekuritas mengalami koreksi seiring munculnya kekhawatiran investor akibat eskalasi ketegangan tersebut.
Di luar dampak jangka pendek itu, Phong menilai pasar saham Vietnam masih menjadi titik terang yang menarik investasi domestik dan internasional. Ia menyebut rencana peningkatan pasar serta gelombang IPO dan pencatatan saham sebagai faktor pendukung yang dapat membantu menjaga momentum pertumbuhan pada 2026. Meski demikian, ia mengingatkan bahwa tahun 2026 tetap diwarnai ketidakpastian, termasuk tingginya risiko geopolitik dan ketegangan perdagangan, sehingga investor disarankan tetap menyisihkan sebagian portofolio pada instrumen yang lebih aman seperti emas dan deposito tabungan.

