BERITA TERKINI
Harga Minyak Melonjak ke Atas US$90, Gangguan Selat Hormuz Picu Kekhawatiran Inflasi Global

Harga Minyak Melonjak ke Atas US$90, Gangguan Selat Hormuz Picu Kekhawatiran Inflasi Global

Harga minyak Amerika Serikat mencatat kenaikan mingguan terbesar dalam sejarah setelah perang di Iran mengganggu arus pasar energi yang dinilai krusial. Dampak konflik tersebut dilaporkan membuat pengiriman melalui Selat Hormuz hampir terhenti, memperketat pasokan dan mendorong harga menembus level US$90 per barel.

Di tengah belum adanya tanda-tanda meredanya permusuhan, Goldman Sachs Group Inc. menyoroti risiko skenario harga minyak melampaui US$100 per barel apabila gangguan berlangsung berkepanjangan. Kenaikan harga energi yang berkelanjutan dinilai berpotensi memicu tekanan inflasi.

Situasi ini muncul pada saat Federal Reserve disebut menghadapi kondisi pasar tenaga kerja yang lebih goyah dibanding perkiraan sebelumnya, sehingga memperbesar tantangan kebijakan di tengah risiko inflasi yang kembali meningkat.

Perkembangan tersebut menjadi bagian dari rangkaian laporan Bloomberg pekan ini mengenai dinamika terbaru ekonomi global, pasar, dan geopolitik.