BERITA TERKINI
Komisi XI DPR Mulai Fit and Proper Test 10 Calon Dewan Komisioner OJK

Komisi XI DPR Mulai Fit and Proper Test 10 Calon Dewan Komisioner OJK

JAKARTA — Komisi XI DPR RI mulai menggelar uji kepatutan dan kelayakan (fit and proper test) terhadap 10 calon Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (DK OJK) pada Rabu, 11 Maret 2026. Proses uji kepatutan berlangsung di Gedung DPR dengan jadwal pukul 10.00 WIB hingga 16.00 WIB, diselingi waktu istirahat pada pukul 12.30 WIB selama satu jam.

Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun menyampaikan, setiap calon diberi waktu 30 menit untuk menyampaikan pokok-pokok gagasan dan makalah yang sebelumnya telah diserahkan kepada panitia seleksi. Menurutnya, proses tersebut juga disiarkan melalui saluran televisi parlemen agar publik dapat mengetahui kualitas para kandidat.

Sepuluh kandidat ini diproyeksikan mengisi lima pembidangan di DK OJK, yakni ketua, wakil ketua, bidang pasar modal, bidang aset digital, serta bidang perlindungan konsumen.

Jadwal pemaparan 10 calon DK OJK

Komisi XI DPR menjadwalkan pemaparan para calon sebagai berikut: Agus Sugiarto (10.30–11.00 WIB), Hernawan Bekti Sasongko (11.00–11.30 WIB), Ary Zulfikar (11.30–12.00 WIB), Hasan Fawzi (12.00–12.30 WIB), istirahat (12.30–13.30 WIB), Darmansyah (13.30–14.00 WIB), Dicky Kartikoyono (14.00–14.30 WIB), Danu Febrianto (14.30–15.00 WIB), Adi Budiarso (15.00–15.30 WIB), dan Anton Daryono (15.30–16.00 WIB).

Profil singkat para kandidat

Friderica Widyasari Dewi saat ini menjabat Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen OJK, serta menjadi Pejabat Sementara Ketua dan Wakil Ketua OJK. Lahir di Cepu pada 28 November 1975, ia meraih Sarjana Ekonomi Universitas Gadjah Mada (2001), MBA California State University (2004), serta Doktor Kepemimpinan dan Inovasi Kebijakan Universitas Gadjah Mada (2019). Rekam jejaknya mencakup posisi di Bursa Efek Indonesia hingga menjadi Direktur Pengembangan Pasar (2009–2015), Direktur Keuangan KSEI (2015–2016), Direktur Utama KSEI (2016–2019), serta Direktur Utama BRI Danareksa Sekuritas (2020–2022).

Agus Sugiarto merupakan Komisaris Independen Danantara Asset Management. Ia juga pernah menjadi Advisor OJK dan mantan Kepala Departemen Literasi dan Inklusi Keuangan OJK.

Hernawan Bekti Sasongko tercatat sebagai Anggota Badan Supervisi OJK. Ia pernah menjabat Direktur Keuangan PT Elnusa Tbk dan pernah mengikuti proses seleksi Dewan Komisioner OJK pada periode 2017.

Ary Zulfikar saat ini menjabat Direktur Eksekutif Hukum Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). Ia menyelesaikan pendidikan Sarjana Hukum Universitas Padjadjaran (1994), Magister Hukum Universitas Gadjah Mada (2015), dan Doktor Hukum Universitas Padjadjaran (2019). Sebelum bergabung dengan LPS, ia dikenal sebagai praktisi dan pengamat hukum pasar modal serta bisnis, dengan pengalaman antara lain di Kantor Hukum Kartini Muljadi & Rekan, KSEI, serta mendirikan AZP Legal Consultants. Pada 2019, ia menjadi Tenaga Ahli Plt. Kepala Kantor Persiapan Penyelenggaraan Program Restrukturisasi Perbankan LPS.

Hasan Fawzi menjabat Kepala Eksekutif Pengawas ITSK, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto OJK, serta Pejabat Sementara Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK. Lahir di Purwakarta pada 27 April 1970, ia meraih Sarjana Teknik ITB (1993), MBA Université Pierre Mendès France/IAE de Grenoble, serta Magister Manajemen Universitas Indonesia (2008). Kariernya antara lain di KSEI dan KPEI, termasuk sebagai Direktur Utama KPEI (2012–2018) serta Direktur Pengembangan BEI (2018–2022). Ia juga pernah menjadi komisaris di sejumlah perusahaan, termasuk PT PEFINDO Biro Kredit, PT RHB Sekuritas Indonesia, dan PT Merdeka Battery Materials Tbk.

Darmansyah saat ini menjabat Komisioner Perencanaan Strategis, Keuangan, Sekretariat Dewan Komisioner, dan Logistik OJK. Ia pernah menjadi Kepala OJK Regional IX Kalimantan (Maret 2023–Februari 2024) serta pernah menjadi juru bicara OJK saat menjabat Kepala Departemen Hubungan Masyarakat dan Logistik. Darmansyah merupakan alumnus Universitas Andalas dan tercatat sebagai Ketua Umum Ikatan Alumni Fakultas Ekonomi Budaya Universitas Andalas periode 2024–2028.

Dicky Kartikoyono menjabat Kepala Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran Bank Indonesia. Lahir di Jakarta Pusat pada 19 Desember 1967, ia menempuh pendidikan sarjana Akuntansi di STIE YAI (1994) dan meraih magister Project Management dari George Washington University (1999). Ia berkarier di Bank Indonesia sejak 3 April 1995, dengan pengalaman antara lain sebagai Kepala Departemen Manajemen Strategis dan Tata Kelola (2022–2023) serta Kepala Perwakilan BI London (2020–2022). Dalam catatan proses seleksi sebelumnya, Dicky pernah mencalonkan diri sebagai Deputi Gubernur BI dan terhenti pada tahap fit and proper test di Komisi XI DPR setelah kalah dari Thomas Djiwandono.

Danu Febrianto merupakan Direktur Eksekutif Keuangan LPS. Ia meraih gelar Sarjana Hukum Universitas Sriwijaya, Magister Hukum Bisnis Universitas Indonesia, serta Doktor Ilmu Hukum Universitas Sriwijaya. Di LPS, ia pernah menempati sejumlah posisi, termasuk Direktur Group Peraturan (2012–2016), Direktur Group Perumusan Kebijakan (2016–2017), Kepala Kantor Manajemen Strategis dan Perumusan Kebijakan (2017–2019 dan 2020–2022), serta Direktur Eksekutif Sumber Daya Manusia dan Administrasi (2019–September 2020). Sebelumnya, ia berkarier di BNI (1994–2007) dan Standard Chartered Bank Jakarta (2007–2011).

Adi Budiarso saat ini menjabat Direktur Pengembangan Perbankan, Pasar Keuangan, dan Pembiayaan Lainnya pada Direktorat Jenderal Stabilitas dan Pengembangan Sektor Keuangan, Kementerian Keuangan. Ia pernah mencalonkan diri sebagai calon anggota DK OJK pada 2023 dan dinyatakan lolos seleksi tahap IV. Lahir di Salatiga pada 1970, ia meraih Diploma IV STAN (1997), Master of Accounting University of Southern California (2001), serta Doctor of Business Administration University of Canberra (2014). Ia pernah menjadi Kepala Pusat Kebijakan Sektor Keuangan Badan Kebijakan Fiskal pada 24 Agustus 2020, dan dilantik sebagai direktur pada jabatan saat ini pada 13 Juni 2025.

Anton Daryono menjabat Direktur Eksekutif sekaligus Kepala Departemen Surveilans Sistem Pembayaran dan Pelindungan Konsumen Bank Indonesia. Lahir di Semarang pada 24 Juni 1968, ia menempuh sarjana Akuntansi Universitas Gadjah Mada (1993) dan meraih magister Accounting dari The University of Melbourne (2006). Ia berkarier di Bank Indonesia sejak 1 April 1996, dengan pengalaman antara lain sebagai Kepala Grup Pengawasan Sistem Pembayaran dan Pengawas Spesialis (2020–2024) serta Kepala Grup SP PUR Layanan dan Administrasi (2019–2020).

Komisi XI DPR melanjutkan rangkaian uji kepatutan untuk menilai kesiapan para kandidat dalam mengisi lima pembidangan strategis di DK OJK, termasuk pengawasan pasar modal, aset digital, dan penguatan perlindungan konsumen.