Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Muhammadiyah (Lazismu) Kantor Daerah Kabupaten Pulang Pisau meraih predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) berdasarkan hasil pemeriksaan laporan keuangan tahun 2024.
Predikat tersebut diberikan setelah laporan keuangan Lazismu Pulang Pisau diaudit oleh Kantor Akuntan Publik (KAP) Jojo Sunarjo & Rekan. Opini WTP menandakan laporan keuangan lembaga disajikan secara wajar, transparan, dan sesuai standar akuntansi yang berlaku.
Ketua Badan Pengurus Lazismu Pulang Pisau, Achmat Husen, menyampaikan rasa syukur atas capaian itu. Ia menilai opini WTP menjadi dorongan bagi seluruh pengelola untuk terus meningkatkan kinerja dalam mengelola amanah umat.
“Alhamdulillah, Lazismu Pulang Pisau mendapatkan predikat WTP atas audit laporan keuangan. Tentu ini menjadi motivasi bagi kami untuk lebih baik ke depannya. InsyaAllah kami akan terus menjaga amanah dalam mentasyarufkan donasi yang dititipkan oleh para muzakki dan donatur melalui berbagai program yang mencerahkan bagi para penerima manfaat,” kata Achmat.
Namun, Achmat menegaskan WTP bukan tujuan akhir, melainkan bagian dari kewajiban pelaporan administrasi keuangan agar pengelolaan dana tetap akuntabel dan dapat dipertanggungjawabkan secara profesional. Menurutnya, hal yang lebih penting adalah seberapa besar dana yang terserap dan memberi manfaat bagi kemaslahatan umat, khususnya mustahik.
“WTP bukanlah prestasi sebagai tujuan akhir, tetapi kewajiban pelaporan administrasi keuangan agar akuntabel dan dapat dipertanggungjawabkan. Yang lebih penting adalah seberapa besar kemanfaatan dana yang terserap untuk kemaslahatan umat, khususnya bagi para mustahik,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para pihak yang mendukung Lazismu Pulang Pisau, terutama muzakki dan donatur yang selama ini mempercayakan penyaluran zakat, infak, dan sedekah melalui Lazismu. Achmat turut mengingatkan bahwa zakat merupakan kewajiban bagi umat Islam, sementara menyalurkannya melalui lembaga yang amanah menjadi pilihan bagi masyarakat.
Sementara itu, Pelaksana Harian Lazismu Pulang Pisau, Bonni Febrian, menilai capaian opini WTP merupakan hasil kerja bersama seluruh elemen yang terlibat dalam pengelolaan lembaga. Ia menyebut sinergi pengurus, staf, relawan, donatur, dan mitra berperan dalam menjaga kepercayaan terhadap pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah.
“Capaian ini tentu merupakan hasil kerja bersama. Mulai dari pengurus, staf, relawan, hingga para donatur dan mitra yang selama ini telah bersinergi serta memberikan kepercayaan kepada Lazismu Pulang Pisau,” kata Bonni.
Bonni menambahkan, Lazismu Pulang Pisau masih terus belajar dan berbenah, terutama dalam penguatan administrasi serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia. Meski demikian, pihaknya menegaskan komitmen untuk terus bergerak dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Kami menyadari masih banyak hal yang perlu kami pelajari, khususnya dalam bidang administrasi dan peningkatan kapasitas SDM. Dengan segala keterbatasan yang ada, kami tetap berupaya untuk terus berkembang dan meningkatkan kualitas pengelolaan lembaga,” ujarnya.

