BERITA TERKINI
Menlu Taiwan: Peran Taiwan Penting bagi Keamanan Indo-Pasifik dan Rantai Pasok Teknologi Global

Menlu Taiwan: Peran Taiwan Penting bagi Keamanan Indo-Pasifik dan Rantai Pasok Teknologi Global

Menteri Luar Negeri Taiwan Lin Chia-lung menegaskan Taiwan memiliki peran strategis dalam keamanan kawasan dan perekonomian dunia di tengah dinamika internasional dan regional yang berubah cepat. Dalam pernyataannya di media sosial, Lin menyebut Taiwan memegang dua fungsi utama: sebagai elemen penting dalam kerangka keamanan Indo-Pasifik dan sebagai mitra kunci yang dapat diandalkan dalam rantai pasokan global teknologi tinggi serta kecerdasan buatan (AI).

Lin menyampaikan pandangan tersebut melalui akun Facebook pribadinya, sekaligus memaparkan hasil diskusi dengan lembaga pemikir asal Amerika Serikat, Global Taiwan Institute (GTI). Diskusi itu menyoroti isu keamanan regional dan perkembangan hubungan bilateral Taiwan-Amerika Serikat.

Menurut Lin, Taiwan tetap menghadapi tekanan jangka panjang dari Tiongkok dan pembatasan ruang gerak dalam partisipasi internasional. Meski demikian, ia menegaskan Taiwan tetap berkomitmen untuk berbagi pengalaman demokrasinya, kekuatan di bidang teknologi dan medis, serta ketangguhan yang dimiliki kepada komunitas global, dengan tujuan menjadi kekuatan pendorong kebaikan di dunia.

Terkait hubungan Taiwan-AS, Lin mengatakan kedua pihak tengah bergerak menuju kemitraan simbiotik yang lebih komprehensif. Ia menyebut penguatan kerja sama itu bertumpu pada kerangka Dialog Kemitraan Kemakmuran Ekonomi (Economic Prosperity Partnership Dialogue) serta Deklarasi Bersama Era Silikon dan Kerja Sama Keamanan Ekonomi Taiwan-AS.

Berdasarkan landasan tersebut, Taiwan dan Amerika Serikat disebut terus memperdalam konektivitas di sektor-sektor krusial, termasuk industri semikonduktor dan AI. Lin menyatakan kolaborasi itu ditujukan untuk mendorong terbentuknya rantai pasok global yang lebih aman, tangguh, dan dapat dipercaya.

Lin juga menegaskan Taiwan akan mempertahankan tekad pertahanan diri yang kuat, sembari memaksimalkan keunggulan pada sektor teknologi kunci dan ekonomi perdagangan. Ia menyatakan Taiwan siap bekerja bersama Amerika Serikat dan mitra-mitra demokrasi lain guna memperkuat posisinya sebagai mitra yang dapat diandalkan dan berkontribusi.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Taiwan, Hsiao Kuang-wei, turut menekankan bahwa pentingnya posisi Taiwan tidak hanya bersumber dari nilai kebebasan dan demokrasi, tetapi juga dari peran strategis dan ekonominya. Ia menyoroti letak Taiwan di jalur pelayaran utama global yang dinilai berpengaruh terhadap keamanan kawasan Indo-Pasifik.

Dalam kesempatan terpisah, Lin juga menjamu delegasi Kelompok Parlemen Lintas Partai untuk Taiwan (APPG) dari Inggris yang berkunjung. Pada pertemuan itu, Lin menyinggung langkah Inggris yang mengirim kapal perang melintasi Selat Taiwan dua kali pada tahun lalu. Menurutnya, langkah tersebut menunjukkan penghargaan Inggris terhadap perdamaian dan stabilitas di Selat Taiwan, sekaligus mencerminkan pandangan bahwa keamanan Indo-Pasifik memiliki keterkaitan erat dengan keamanan di Eropa.