MAKASSAR — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat (FKIJK Sulselbar) menggelar kegiatan buka puasa bersama untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat sinergi antara regulator dan pelaku industri jasa keuangan di daerah.
Kegiatan yang berlangsung dalam suasana hangat itu dihadiri Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, pimpinan perbankan, perusahaan pembiayaan, perusahaan asuransi, lembaga pasar modal, serta berbagai lembaga jasa keuangan yang tergabung dalam FKIJK Sulselbar. Sejumlah insan media di Sulawesi Selatan juga turut hadir.
Selain menjadi momentum kebersamaan di bulan Ramadan, acara tersebut dimanfaatkan sebagai ruang diskusi informal antara regulator, pelaku industri jasa keuangan, dan media. Diskusi diarahkan untuk memperkuat koordinasi serta komunikasi yang selama ini telah terjalin.
Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, Jufri Rahman, dalam sambutannya menekankan pentingnya peran sektor jasa keuangan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Ia menyampaikan bahwa industri jasa keuangan menjadi salah satu penggerak ekonomi di Sulawesi Selatan, terutama melalui dukungan permodalan serta pelatihan dan pendampingan kepada pelaku UMKM.
Menurut Jufri, upaya tersebut akan berjalan optimal melalui sinergi yang kuat antara OJK dan seluruh pelaku industri jasa keuangan, termasuk dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan kepada masyarakat di berbagai lapisan.
Sementara itu, Kepala Kantor OJK Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat, Moch. Muchlasin, mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat kemitraan yang telah terbangun antara OJK dan para pemangku kepentingan di sektor jasa keuangan.
“Melalui momentum Ramadan ini, kami berharap kebersamaan antara OJK dan seluruh pelaku Industri Jasa Keuangan di wilayah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat dapat semakin erat. Kolaborasi yang kuat sangat diperlukan dalam mendukung stabilitas sektor jasa keuangan sekaligus mendorong peningkatan literasi dan inklusi keuangan masyarakat,” ujarnya.
Muchlasin menambahkan, kolaborasi antara regulator dan industri memiliki peran strategis dalam memperkuat perekonomian daerah. Sinergi tersebut, kata dia, diwujudkan melalui berbagai program bersama, seperti edukasi keuangan kepada masyarakat, pengembangan ekosistem keuangan inklusif, serta penguatan peran Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD).
FKIJK Sulselbar merupakan forum yang menghimpun berbagai pelaku industri jasa keuangan di wilayah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat. Forum ini menjadi wadah koordinasi, pertukaran informasi, serta penguatan kerja sama dalam mendukung pelaksanaan kebijakan dan program pengembangan sektor jasa keuangan di daerah.
Melalui kegiatan buka puasa bersama ini, OJK menyatakan harapannya agar hubungan kemitraan antara pemerintah daerah, industri jasa keuangan, dan media dapat terus diperkuat. Dengan kolaborasi yang semakin solid, sektor jasa keuangan di Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat diharapkan dapat tumbuh secara sehat dan stabil serta memberi kontribusi optimal bagi perekonomian daerah.
Acara kemudian ditutup dengan doa bersama dan buka puasa dalam suasana kebersamaan.

