BERITA TERKINI
OJK Tanggapi Fitch: Peringkat Indonesia Tetap BBB, Outlook Berubah Negatif

OJK Tanggapi Fitch: Peringkat Indonesia Tetap BBB, Outlook Berubah Negatif

Jakarta – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencermati keputusan Fitch Ratings yang mempertahankan peringkat kredit sovereign Indonesia pada level BBB, namun mengubah outlook dari stabil menjadi negatif.

Pejabat Sementara (Pjs) Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi, menyatakan OJK bersama pemerintah serta otoritas terkait akan terus memperkuat koordinasi kebijakan untuk menjaga sektor keuangan tetap kondusif. Langkah tersebut ditujukan agar pertumbuhan ekonomi dapat berlangsung stabil dan resilien.

Menurut Friderica, sistem keuangan Indonesia tetap ditopang kerangka pengawasan yang kuat. OJK juga menegaskan akan melanjutkan reformasi struktural guna meningkatkan transparansi, memperdalam pasar modal, serta memperkuat kepercayaan investor dalam jangka panjang.

Ia menambahkan fundamental sektor keuangan dinilai tetap kuat. Permodalan lembaga jasa keuangan disebut berada jauh di atas ketentuan minimum, likuiditas memadai, dan profil risiko terkelola secara prudent. Selain itu, intermediasi keuangan dinilai terus tumbuh sejalan dengan fundamental ekonomi, sehingga mendukung pembiayaan sektor produktif dan pembangunan jangka panjang.

Terkait pasar modal, OJK menyampaikan reformasi struktural dalam Roadmap Pasar Modal 2023–2027 terus berjalan dengan kemajuan yang terukur. Reformasi tersebut mencakup peningkatan transparansi kepemilikan, penguatan ketentuan free float, penyempurnaan klasifikasi data investor, serta penegakan hukum yang tegas untuk memperkuat tata kelola dan integritas pasar.

OJK juga menilai penilaian Fitch yang menempatkan Indonesia relatif lebih baik dibandingkan sejumlah negara peers mencerminkan kepercayaan terhadap kapasitas kebijakan dan ketahanan institusional Indonesia.

Sementara itu, Fitch Ratings menjelaskan revisi outlook mencerminkan perkembangan risiko eksternal dan kebijakan yang bersifat dinamis. Fitch menekankan perubahan outlook tidak merepresentasikan penilaian ulang secara langsung terhadap fundamental kredit Indonesia maupun ketahanan sistem keuangan nasional.

Penegasan peringkat BBB, menurut Fitch, sekaligus menunjukkan pengakuan terhadap rekam jejak Indonesia dalam menjaga stabilitas makroekonomi, prospek pertumbuhan yang tetap resilien, tingkat utang pemerintah yang moderat, serta fundamental ekonomi yang secara umum tetap kuat.