BERITA TERKINI
Pemerintah Tegaskan Stabilitas Fiskal Terjaga di Tengah Ketidakpastian Global

Pemerintah Tegaskan Stabilitas Fiskal Terjaga di Tengah Ketidakpastian Global

Jakarta — Pemerintah menegaskan komitmennya untuk menjaga stabilitas fiskal nasional di tengah meningkatnya ketidakpastian ekonomi global yang dipicu berbagai konflik geopolitik.

Wakil Menteri Keuangan Juda Agung mengatakan fundamental ekonomi Indonesia dinilai tetap kuat dan resilien meski tekanan global meningkat. Menurutnya, pertumbuhan ekonomi masih terjaga, inflasi terkendali, dan defisit fiskal tetap berada di bawah batas yang ditetapkan undang-undang.

Juda menjelaskan, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2025 tercatat sekitar 5,11 persen, dengan pertumbuhan pada triwulan IV mencapai sekitar 5,39 persen. Sementara itu, defisit fiskal dijaga di bawah 3 persen, yakni sekitar 2,92 persen, sesuai ketentuan dalam Undang-Undang Keuangan Negara.

Ia menilai kondisi fundamental tersebut menjadi modal penting untuk mengejar target Indonesia menjadi negara maju pada 2045. Saat ini, pendapatan per kapita Indonesia berada di kisaran US$5.000, sementara standar negara maju berada di atas US$13.000 per kapita per tahun.

Juda juga menyoroti pentingnya memanfaatkan momentum bonus demografi yang dimiliki Indonesia hingga sekitar 2035–2040 untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi. Ia mengingatkan, jika periode tersebut terlewat, Indonesia berisiko menjadi negara yang tua sebelum kaya.

Senada dengan itu, Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kementerian Keuangan Deni Surjantoro menyampaikan pemerintah tetap berkomitmen menjaga stabilitas makroekonomi dan melanjutkan disiplin fiskal sesuai mandat undang-undang, serta memperkuat reformasi struktural untuk meningkatkan ketahanan ekonomi.

Deni menambahkan, Fitch menilai Indonesia memiliki rekam jejak yang baik dalam menjaga inflasi tetap terkendali dan rasio utang pemerintah yang relatif moderat dibanding negara selevel BBB. Ia menyebut koordinasi kebijakan fiskal dan moneter terus menjadi prioritas untuk menjaga kepercayaan pasar sekaligus memastikan program prioritas berjalan efektif dan akuntabel.

Dengan strategi fiskal yang disiplin dan responsif, pemerintah menyatakan optimistis Indonesia mampu menghadapi tantangan global sambil menjaga stabilitas ekonomi dan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.