DENPASAR – Program Doktor (S3) Bisnis Pariwisata Politeknik Negeri Bali (PNB) bersiap menggelar konferensi internasional berskala besar bertajuk The 6th Global Conference on Entrepreneurship and Economy in an Era of Uncertainty (EEEU26) pada 23–25 September 2026 di Bali.
Konferensi ini diselenggarakan di bawah naungan International Research Center for Higher Education and Business Cooperation dan akan ditangani langsung oleh program doktor PNB yang dikenal dengan brand “S3 D’Bispar, The Tourism School of Life”. Penyelenggaraan EEEU26 dilakukan setelah PNB sebelumnya menggelar Sustainable Tourism Business International Symposium (STBis) pada Maret lalu.
EEEU26 mengusung tema “Entrepreneurship Across Borders: Technology, Tourism, and Social Change”. Panitia menilai tema tersebut relevan dengan dinamika perkembangan bisnis, kewirausahaan, serta industri pariwisata di Indonesia yang disebut terus mengalami pertumbuhan dari tahun ke tahun.
Panitia menyediakan enam jalur pembahasan bagi peserta, meliputi permasalahan sosial dan ekonomi kewirausahaan, tantangan teknologi baru, manajemen bisnis dan organisasi, kewirausahaan dan inovasi, pariwisata dan hospitalitas dalam ekonomi global, serta tren ekonomi global dalam demografi dan pasar aset alternatif.
Konferensi ini diharapkan menjadi wadah bagi akademisi, praktisi, dan pemangku kebijakan dari berbagai negara untuk bertukar gagasan, berbagi pengalaman, dan memperluas jejaring internasional. Keterlibatan pelaku global juga disebut dapat membuka peluang kolaborasi lintas sektor, termasuk dengan perguruan tinggi, pemerintah, dan dunia usaha.
Panitia menyatakan makalah yang diterima akan melalui proses seleksi ketat dan berkesempatan diterbitkan dalam seri Springer Proceedings in Business and Economics yang terindeks Scopus.
Koordinator Program Doktor Bisnis Pariwisata PNB, I Putu Astawa, mengatakan pihaknya telah melakukan berbagai persiapan untuk memastikan kelancaran acara. Ia menyebut minat peserta sejauh ini cukup tinggi, ditandai dengan banyaknya pendaftar yang mengajukan makalah.
Melalui penyelenggaraan EEEU26, PNB berharap dapat memperkuat posisi Bali sebagai pusat diskusi global di bidang kewirausahaan dan pariwisata, sekaligus mendorong kontribusi akademik Indonesia di tingkat internasional.