ABU DHABI — Gubernur Bank Sentral Uni Emirat Arab (UEA) Khaled Mohamed Balama menegaskan sektor perbankan dan keuangan UEA tetap menunjukkan ketahanan dan stabilitas pada tingkat tertinggi di tengah perang Amerika Serikat (AS) versus Iran.
Menurut Balama, bank, lembaga keuangan, dan perusahaan asuransi di seluruh UEA beroperasi secara normal. Layanan kepada nasabah dan masyarakat disebut tetap berjalan efisien tanpa gangguan di berbagai wilayah.
Ia juga menekankan komitmen Bank Sentral UEA untuk terus memantau perkembangan secara cermat, menjaga kesiapan operasional penuh, serta memberikan dukungan.
Balama menyampaikan bahwa selama lebih dari 53 tahun, Bank Sentral UEA telah membangun rekam jejak yang dinilai kuat dalam menjaga ketahanan, kekuatan, dan stabilitas sistem keuangan serta perbankan nasional, sejalan dengan visi kepemimpinan UEA.
Dalam periode tersebut, meski kawasan mengalami berbagai perkembangan geopolitik berturut-turut, Bank Sentral dan sektor perbankan serta keuangan UEA disebut konsisten menunjukkan kemampuan untuk bertahan, beradaptasi, dan tumbuh secara berkelanjutan.
Ia menilai fondasi sistem keuangan dan perbankan UEA dibangun di atas tata kelola yang baik, disiplin kelembagaan, diversifikasi sektor keuangan, manajemen risiko yang proaktif, serta tingkat kesiapan tinggi untuk merespons perkembangan regional secara efektif.

