BERITA TERKINI
BNI Sekuritas Soroti Obligasi Pemerintah dan RDPU sebagai Pilihan Stabil di Tengah Ketidakpastian Awal 2026

BNI Sekuritas Soroti Obligasi Pemerintah dan RDPU sebagai Pilihan Stabil di Tengah Ketidakpastian Awal 2026

Investasi dinilai tidak hanya berfungsi sebagai sumber potensi penghasilan tambahan, tetapi juga sebagai strategi untuk menjaga dan meningkatkan nilai aset. Di tengah fluktuasi pasar pada awal 2026, kecenderungan investor untuk mencari instrumen yang lebih aman dan stabil turut menguat.

Data Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat, pada awal 2026 jumlah investor pasar modal Indonesia mencapai 21 juta orang. Angka tersebut naik 40% dibandingkan 15 juta investor pada awal 2025. Kenaikan ini menunjukkan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya perencanaan keuangan melalui instrumen pasar modal.

Dalam situasi pasar yang bergejolak, PT BNI Sekuritas menilai obligasi pemerintah dan reksa dana pasar uang (RDPU) sebagai pilihan yang menarik karena menawarkan kombinasi imbal hasil dan likuiditas. Head of Fixed Income Research BNI Sekuritas, Amir Dalimunthe, menyampaikan prospek investasi di pasar obligasi Indonesia masih dipandang positif.

Menurut proyeksi BNI Sekuritas, pada 2026 Indonesia Composite Bond Index (ICBI) berpeluang mencatatkan total return sekitar 7–8%. Proyeksi ini sejalan dengan potensi penurunan imbal hasil Surat Berharga Negara (SBN) tenor 10 tahun ke kisaran rata-rata 6,2% dan menuju 5,8% pada akhir tahun. Amir menjelaskan, perkiraan tersebut didorong oleh arah kebijakan suku bunga yang cenderung lebih akomodatif, dengan mempertimbangkan perkembangan kondisi makroekonomi global dan domestik.

Untuk investor dengan horizon jangka pendek, Amir menilai RDPU tetap relevan. Instrumen ini dinilai cocok bagi investor yang mengutamakan likuiditas dan kestabilan nilai, terutama ketika kondisi pasar keuangan masih penuh ketidakpastian. Ia juga menyebut, dibandingkan tabungan atau deposito, RDPU menawarkan potensi imbal hasil yang relatif lebih kompetitif dengan risiko yang tetap terkelola.

Memasuki awal 2026, investor disarankan menerapkan strategi investasi yang terukur dengan memperhatikan keseimbangan antara risiko, likuiditas, dan potensi imbal hasil. Obligasi dan RDPU disebut dapat menjadi bagian penting dalam portofolio, khususnya bagi investor yang mengutamakan stabilitas nilai dan konsistensi hasil. Amir menyampaikan hal ini dalam keterangan tertulis, Selasa (10/2).

BNI Sekuritas juga menyatakan komitmennya melalui New BIONS by BNI Sekuritas untuk menjadi mitra distribusi SBN dan RDPU, dengan menyediakan alternatif investasi yang dinilai aman dan menarik bagi masyarakat, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.

Salah satu contoh instrumen yang disebut adalah ORI029, yang dinilai dapat menjadi pilihan strategis untuk diversifikasi portofolio, terutama di tengah kondisi pasar yang dinamis dan volatilitas tinggi akibat berbagai faktor global dan domestik.