BERITA TERKINI
BRK Syariah Gelar GERAK Syariah 2026 di Pekanbaru untuk Perluas Literasi Keuangan Syariah

BRK Syariah Gelar GERAK Syariah 2026 di Pekanbaru untuk Perluas Literasi Keuangan Syariah

Bank Riau Kepri Syariah (BRK Syariah) menggelar Gebyar Ramadan Keuangan Syariah (GERAK Syariah) 2026 di Atrium Mal SKA, Pekanbaru, Sabtu (7/3/2026). Kegiatan tahunan yang berlangsung selama Ramadan ini ditujukan untuk memperluas literasi dan inklusi keuangan syariah di tengah masyarakat.

Pembukaan acara berlangsung meriah dengan penampilan grup seni hadroh Sobat Ngopi yang diiringi tarian sufi. Sejumlah agenda edukatif dan inspiratif turut digelar, antara lain lomba dai cilik, lomba seni hadroh, serta rangkaian program literasi keuangan syariah yang melibatkan pelajar dan masyarakat. Rangkaian kegiatan GERAK Syariah di Pekanbaru dijadwalkan berlangsung hingga 15 Maret 2026.

Pelaksana Tugas Direktur Utama BRK Syariah Helwin Yunus mengatakan, GERAK Syariah merupakan program rutin setiap Ramadan untuk memperkuat pemahaman masyarakat mengenai ekonomi dan perbankan syariah. Menurutnya, BRK Syariah ingin menghadirkan ruang edukasi yang lebih dekat dengan masyarakat agar mereka semakin mengenal sekaligus memanfaatkan produk dan layanan perbankan syariah.

Helwin menambahkan, sejak beralih menjadi bank syariah, BRK Syariah menyatakan komitmennya untuk mendorong pertumbuhan ekonomi umat melalui penguatan literasi dan inklusi keuangan syariah. Ia juga menjelaskan bahwa pelaksanaan GERAK Syariah tahun ini tidak hanya digelar di Provinsi Riau, tetapi juga menjangkau Kepulauan Riau. Kegiatan di wilayah tersebut telah berlangsung di Batam, Tanjungpinang, dan Karimun pada 27 Februari hingga 5 Maret 2026, sebelum dilanjutkan di Pekanbaru sebagai pusat kegiatan di Provinsi Riau.

Menurut Helwin, GERAK Syariah juga menjadi ruang kolaborasi antara perbankan, regulator, pemerintah daerah, serta berbagai elemen masyarakat untuk memperkuat ekosistem ekonomi dan keuangan syariah. Ia mengajak berbagai pihak untuk bersinergi dan menjadikan BRK Syariah sebagai mitra dalam layanan transaksi dan pengembangan ekonomi syariah.

Acara ini dihadiri Kepala Biro Perekonomian Provinsi Riau Indriani Sari yang mewakili Pelaksana Tugas Gubernur Riau, Kabag Perekonomian Pemko Pekanbaru Boge Peni yang mewakili Wali Kota Pekanbaru, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Riau Panji Achmad, Kepala OJK Riau Triyoga Laksito, Wakil Direktur Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS) Riau, jajaran pimpinan BRK Syariah, pimpinan pondok pesantren, serta perwakilan travel haji dan umrah di Pekanbaru.

Kepala OJK Riau Triyoga Laksito mengapresiasi komitmen BRK Syariah dalam mendorong literasi dan inklusi keuangan syariah melalui kegiatan edukatif. Ia menilai peningkatan literasi dan inklusi keuangan syariah masih menjadi tantangan bersama. Mengacu pada data nasional tahun 2025, tingkat inklusi keuangan syariah tercatat sekitar 13,41 persen, sementara tingkat literasinya mencapai 43 persen.

Triyoga menilai angka tersebut menunjukkan bahwa literasi yang sudah terbentuk belum sepenuhnya mendorong peningkatan inklusi. Karena itu, ia menekankan perlunya kolaborasi antara perbankan, regulator, dan pemerintah daerah untuk meningkatkan pemahaman sekaligus pemanfaatan layanan keuangan syariah.

Sementara itu, Pemerintah Kota Pekanbaru melalui Kabag Perekonomian Boge Peni menilai GERAK Syariah memberikan kontribusi nyata dalam memperkuat pemahaman masyarakat terhadap ekonomi dan keuangan syariah. Ia mengatakan, ekonomi syariah tidak hanya berkaitan dengan aspek keuangan, tetapi juga mencakup sistem pembiayaan, transaksi, dan layanan yang sesuai dengan prinsip syariah. Menurutnya, kegiatan ini turut membantu memperkuat ekosistem ekonomi halal di Pekanbaru.

Pembukaan GERAK Syariah 2026 ditandai dengan pemukulan bedug oleh Indriani Sari, Boge Peni, Helwin Yunus, Panji Achmad, serta Triyoga Laksito.