SANGKULIRANG — Bupati Kutai Timur (Kutim) Ardiansyah Sulaiman memimpin partisipasi Pemerintah Kabupaten Kutim dalam Rapat National Coordination (NC) Nasional Wilayah 6 yang digelar di Ruang Rapat Kantor Camat Sangkulirang, Kamis (12/2/2026).
Rapat berskala nasional ini diikuti para gubernur, bupati, dan wali kota se-Wilayah 6 Indonesia. Agenda pertemuan mencakup sambutan Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk, pembahasan laporan keuangan pemerintah daerah, serta penyerahan tugas kepala perwakilan BPK RI di sejumlah daerah.
Dalam arahannya, Wamendagri Ribka Haluk mengajak pemerintah daerah untuk lebih proaktif, terbuka, dan partisipatif dalam pertanggungjawaban keuangan negara. Pesan tersebut menekankan pentingnya tata kelola keuangan sebagai fondasi kepercayaan publik.
Ardiansyah menegaskan komitmen Pemkab Kutim untuk menjadikan pengelolaan keuangan sebagai cerminan integritas dan tanggung jawab pemerintahan. “Laporan keuangan daerah bukan hanya kewajiban administratif tahunan, tetapi merupakan wujud moral dan etika pemerintahan dalam melayani rakyat,” ujar Ardiansyah.
Ia juga menilai forum ini penting sebagai ruang konsolidasi untuk menyamakan persepsi, memperkuat sistem pengawasan, serta meningkatkan kualitas pertanggungjawaban keuangan publik. “Forum ini menjadi ruang konsolidasi nasional dalam menyamakan persepsi, memperkuat sistem pengawasan, serta meningkatkan kualitas pertanggungjawaban keuangan publik,” tambahnya.
Selain pembahasan laporan keuangan pemerintah daerah yang mencakup provinsi, kabupaten, dan kota, rapat ini turut menandai penyerahan tugas kepala perwakilan BPK RI di beberapa daerah sebagai bagian dari proses pergantian dan kesinambungan pengawasan keuangan.
Melalui keikutsertaan dalam Rapat NC Nasional Wilayah 6, Pemkab Kutim menyatakan komitmennya untuk menjaga tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel.

