BERITA TERKINI
Chia Hock Lai, Pendiri EFGH, Dikukuhkan sebagai Fellow British Blockchain Association di London

Chia Hock Lai, Pendiri EFGH, Dikukuhkan sebagai Fellow British Blockchain Association di London

Chia Hock Lai, salah satu pendiri Embed Financial Group Cayman Holdings (EFGH) yang berkantor pusat di Singapura, dikukuhkan sebagai Fellow British Blockchain Association (BBA). EFGH menyatakan gelar tersebut merupakan penghargaan individual tertinggi dari organisasi nirlaba itu dalam ekosistem blockchain dan teknologi distributed ledger.

Pengukuhan berlangsung di Portcullis House, London, dalam ajang Blockchain International Scientific Conference ke-8 (ISC2026) pada 27 Maret 2026. Menurut EFGH, hanya tiga tokoh yang menerima gelar Fellow setelah melalui proses seleksi yang mencakup lebih dari 90 nominasi.

Dua penerima lainnya adalah Jonathan Berry (Rt. Hon. Lord Viscount Camrose), Shadow Minister, Science, Innovation and Technology sekaligus anggota House of Lords Inggris, serta Joshua Ashley Klayman, pakar hukum aset digital dan anggota Dewan Penasihat BBA.

Gelar Fellow BBA merupakan pengakuan berbasis nominasi yang umumnya diberikan kepada tokoh industri senior, akademisi, dan pembuat kebijakan yang dinilai berkontribusi pada perkembangan ekosistem blockchain serta penerapannya di lingkungan yang teregulasi dan institusional.

EFGH menyebut Chia sebagai salah satu dari dua penerima gelar tersebut yang berasal dari Asia hingga saat ini, serta satu-satunya perwakilan dari sektor financial internet (finternet) dan infrastruktur aset digital. Dengan pengukuhan ini, Chia bergabung dalam kelompok yang disebut mencakup anggota parlemen, penasihat bank sentral, dan akademisi.

Perusahaan menilai pengakuan tersebut turut memperkuat posisi EFGH, yang membangun infrastruktur dasar sektor jasa keuangan di Asia dan Afrika. EFGH juga mengungkapkan bahwa pada 3 Desember 2025 pihaknya menandatangani perjanjian penggabungan usaha dengan perusahaan akuisisi bertujuan khusus (SPAC) yang diperdagangkan di Amerika Serikat, dengan nilai perusahaan pro forma sekitar US$425 juta, sebagai bagian dari rencana pencatatan saham di Bursa Efek New York.

EFGH menyatakan perusahaan membangun dan menerapkan infrastruktur keuangan dan administrasi yang mengintegrasikan layanan pembayaran, asuransi, dan keuangan digital dalam sistem yang digunakan oleh pemerintah, perusahaan, dan lembaga keuangan di Afrika dan Asia, termasuk inisiatif infrastruktur digital berskala nasional.

Dalam keterangan yang disampaikan, Chia mengatakan pengakuan tersebut mencerminkan arah perkembangan industri aset digital, dengan kebutuhan membangun infrastruktur yang tepercaya, interoperabel, dan selaras dengan ekspektasi regulasi. Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara industri, pembuat kebijakan, dan akademisi, serta menyatakan akan melanjutkan kontribusi melalui jaringan fellowship BBA.

Chia saat ini juga menjabat sebagai Chairman Responsible Fintech Institute, Co-chair Digital Assets Association, serta terlibat dalam berbagai inisiatif regional terkait aset digital, tokenisasi, dan AI yang bertanggung jawab di sektor keuangan, menurut EFGH.

British Blockchain Association merupakan organisasi nirlaba dan lembaga kajian asal Inggris yang mendorong adopsi teknologi blockchain dan distributed ledger berbasis bukti. BBA menghubungkan pembuat kebijakan, akademisi, insinyur, dan pemimpin industri, serta berkontribusi pada penelitian, pengembangan standar, dan dialog kebijakan terkait blockchain.