BERITA TERKINI
Departemen Keuangan AS Akui Mixer Kripto Bisa Punya Penggunaan Privasi yang Sah

Departemen Keuangan AS Akui Mixer Kripto Bisa Punya Penggunaan Privasi yang Sah

Departemen Keuangan Amerika Serikat menunjukkan perubahan sikap terhadap layanan mixer kripto—alat onchain yang menyamarkan transaksi aset digital—dengan menyatakan bahwa layanan tersebut dapat memiliki penggunaan privasi yang sah, di luar kaitannya dengan aktivitas kriminal yang selama ini banyak disorot.

Pernyataan itu disampaikan dalam sebuah laporan yang terkait dengan pelaksanaan Genius Act. Dalam laporan tersebut, Departemen Keuangan mengakui bahwa layanan pencampuran dapat memiliki tujuan yang sah di blockchain publik, termasuk melindungi keuangan pribadi, transaksi bisnis, serta donasi amal dari pelacakan publik.

Departemen Keuangan juga menilai alat privasi dapat berjalan berdampingan dengan kepatuhan apabila dirancang secara tepat, misalnya melalui mekanisme pencatatan atau langkah perlindungan lainnya.

“Seiring dengan meningkatnya penggunaan aset digital oleh konsumen untuk pembayaran, individu mungkin ingin menggunakan mixer untuk menjaga privasi kebiasaan pengeluaran konsumen mereka,” tulis Departemen Keuangan dalam laporannya.

Mixer bekerja dengan menggabungkan dana pengguna untuk menyamarkan asal dan tujuan transaksi. Keberadaan layanan ini telah lama menjadi perdebatan di Washington. Pada 2022, Kantor Pengawasan Aset Asing (OFAC) di bawah Departemen Keuangan memasukkan mixer berbasis Ethereum, Tornado Cash, ke dalam daftar sanksi. OFAC menuduh layanan tersebut memfasilitasi pencucian miliaran dana kripto ilegal yang dikaitkan dengan kelompok peretas Lazarus dari Korea Utara.

Sanksi tersebut pada praktiknya melarang warga Amerika Serikat menggunakan Tornado Cash dan memicu salah satu pertarungan regulasi paling sengit dalam industri kripto.