BERITA TERKINI
IHSG Dibuka Melemah Ikuti Tekanan Bursa Asia dan Global

IHSG Dibuka Melemah Ikuti Tekanan Bursa Asia dan Global

Jakarta — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat dibuka melemah seiring tekanan di bursa saham kawasan Asia dan pasar global.

Pada awal perdagangan, IHSG turun 25,34 poin atau 0,31 persen ke posisi 8.240,01. Indeks LQ45 yang berisi 45 saham unggulan juga melemah 3,18 poin atau 0,38 persen menjadi 836,22.

Kepala Riset Phintraco Sekuritas Ratna Lim memperkirakan IHSG cenderung bergerak melemah dan berpotensi menguji level 8.150–8.200 pada perdagangan Jumat (13/2), menjelang libur long weekend.

Dari dalam negeri, Presiden Prabowo Subianto berencana menyelenggarakan sarasehan ekonomi untuk memberikan penjelasan komprehensif mengenai kondisi perekonomian nasional serta respons pemerintah terhadap berbagai perkembangan global pada Jumat (13/2). Pemerintah berharap pertemuan tersebut dapat menjawab keresahan terkait keputusan Moody's Ratings yang menurunkan outlook peringkat kredit Indonesia dari stabil menjadi negatif.

Dari mancanegara, pelaku pasar mencermati data inflasi Amerika Serikat (AS) bulan Januari 2026 yang menurut konsensus berada di 2,5 persen secara tahunan (year on year/yoy), melambat dari 2,7 persen (yoy) pada Desember 2025. Ratna menyebut data inflasi ini menjadi perhatian investor setelah rilis data nonfarm payrolls AS yang lebih baik dari perkiraan.

Pada perdagangan Kamis (12/2), bursa saham Eropa mayoritas melemah. Indeks Euro Stoxx 50 turun 0,27 persen, FTSE 100 Inggris melemah 0,67 persen, dan DAX Jerman turun 0,01 persen, sementara CAC Prancis menguat 0,33 persen.

Di AS, Wall Street ditutup kompak melemah pada perdagangan Kamis (13/2). Indeks Dow Jones Industrial Average turun 1,24 persen, S&P 500 melemah 1,57 persen, dan Nasdaq Composite turun 2,04 persen.