Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) menutup perdagangan akhir pekan di zona merah. IHSG turun 1,62 persen atau melemah 124,85 poin ke level 7.585,68.
Sepanjang perdagangan, tekanan jual mendominasi. Tercatat 555 saham melemah, 168 saham menguat, dan 94 saham tidak berubah. Dari sisi sektoral, penurunan terdalam terjadi pada sektor industrial yang turun 3,37 persen.
Tim Analis Phintraco Sekuritas menilai pelemahan IHSG terjadi di tengah kekhawatiran pasar terhadap dampak meningkatnya intensitas perang AS-Iran yang belum mereda. Kondisi tersebut turut mendorong harga minyak mentah WTI bertahan naik di kisaran USD81 per barel.
Di sisi lain, harga emas dunia dilaporkan mencapai USD5.100 per troi ons. Dari dalam negeri, Bank Indonesia melaporkan cadangan devisa pada Februari turun menjadi USD151,9 miliar.
Aktivitas perdagangan saham tercatat mencapai volume 34,18 miliar lembar dengan frekuensi 1,94 juta kali transaksi. Total nilai transaksi mencapai Rp17,77 triliun, sementara kapitalisasi pasar tercatat menjadi Rp13.654 triliun.
IHSG bergerak di zona merah sepanjang hari dan sempat menyentuh level terendah di 7.500 sebelum akhirnya ditutup di 7.585,68.

