Jakarta — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada perdagangan Selasa ditutup menguat seiring mulai pulihnya kepercayaan investor terhadap pasar saham Indonesia.
IHSG ditutup naik 99,87 poin atau 1,24 persen ke posisi 8.131,74. Sementara itu, indeks LQ45 yang berisi 45 saham unggulan turut menguat 8,49 poin atau 1,03 persen ke posisi 829,43.
Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas, Maximilianus Nico Demus, menilai penguatan IHSG sejalan dengan pergerakan bursa kawasan Asia. Namun, ia menyebut penguatan tersebut tertahan oleh keputusan FTSE Russell yang menunda peninjauan (review) indeks Indonesia, yang semula dijadwalkan pada Maret 2026.
Dari dalam negeri, kepercayaan investor terhadap pasar modal Indonesia dinilai berangsur-angsur pulih, didukung tren penguatan indeks bursa global serta kenaikan harga komoditas. Meski demikian, rilis data penjualan ritel Desember yang turun ke level terendah dalam empat bulan mencerminkan melemahnya permintaan konsumen, meskipun pemerintah telah menyiapkan berbagai langkah dukungan.
Dari kawasan Asia, pasar Jepang menguat didorong ekspektasi bahwa kemenangan telak Perdana Menteri Sanae Takaichi dalam pemilu akan memungkinkannya mendorong peningkatan belanja dan pemangkasan pajak. Pelaku pasar juga merespons positif pernyataan bahwa langkah stimulus tersebut tidak akan semakin membebani keuangan publik Jepang.
Dalam pergerakan intraday, IHSG sempat dibuka melemah sebelum berbalik menguat dan bergerak di zona hijau hingga penutupan sesi pertama. Pada sesi kedua, IHSG bertahan di area positif sampai perdagangan ditutup.

