Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah pada perdagangan Senin (9/3/2026) pagi, seiring tekanan yang juga terjadi di mayoritas bursa saham Asia. Hingga pukul 9.56, IHSG turun 257,47 poin atau 3,39% ke level 7.328,21.
Penurunan tersebut sempat lebih dalam pada awal perdagangan. Sesaat setelah pembukaan, IHSG sempat jatuh sekitar 5% dan menyentuh level terendah sejak pembukaan di 7.156,68, sebelum memangkas sebagian pelemahannya.
Pelemahan IHSG sejalan dengan pergerakan pasar saham negara berkembang yang mayoritas terkoreksi tajam. Kondisi ini terjadi setelah meningkatnya ketegangan di Timur Tengah yang mendorong lonjakan harga minyak dan memicu depresiasi mata uang di sejumlah negara, sehingga menekan minat risiko investor di pasar global.
Mengutip Bloomberg, indeks saham negara berkembang MSCI sempat turun hingga 4,2% pada perdagangan Senin. Koreksi tersebut memperpanjang penurunan indeks yang kini telah lebih dari 10% dari posisi puncaknya pada akhir Februari.

